Hujan Abu Kelud Dirasakan di Semarang

Kompas.com - 14/02/2014, 09:41 WIB
Kompas.com/Nazar Nurdin Gerimis Abu Mulai mengguyur Kota Semarang hampir di semua wilayah Jateng
SEMARANG, KOMPAS.com – Hujan abu akibat letusan Gunung Kelud sampai di Kota Semarang Jawa Tengah. Jumat pagi (14/2/2014), di beberapa titik kawasan, Kota Semarang diguyur hujan abu.

Di Tembalang, hujan abu terlihat di Bukit Kencana Tembalang. Di Banyumanik, gerimis abu terjadi di Jatingaleh. Sementara di Kecamatan Gunungpati terdapat di daerah Sekaran, Patemon dan di Universitas Negeri Semarang.

Selain itu, ada beberapa titik yang terkena dampak gerimis Abu Kelud. Berdasarkan tweet @InfoSMG hujan abu terjadi di Kecamatan Tembalang dan Kecamatan Pedurungan, Kecamatan Gunungpati, Kecamatan Banyumanik.

*Tembalang sudah mulai hujan abu tipis #PrayForKelud.
*bukit kencan tembalang hujan abu.
*SMG Atas gerimis Abu Rintik-Rintik Min…

Beberapa warga juga turut merasakan gerimis abu Gunung Kelud ini. @Aya_mayang mengaku wilayah pedurungan dilanda hujan abu tipis dan jalanan masih bisa dilalui. Bunyi tweetnya: *di jalan pedurungan juga berdebu, tp untungnya tipis bgt msh terlihat jalanannya kok.

Begitu pula kicauan @ffaiiss: *jatingaleh hujan abu rintik tipis.

Informasi dari @wisatasemarang. Karena Semarang sudah dilanda gerimis abu, para pengendara disarankan untuk menggunakan masker. *debu vulkanik mulai turun di beberapa tempat di Semarang.

Berdasarkan perkiraan dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Kelas I Semarang memprediksi Semarang akan diguyur hujan dengan intensitas ringan.



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorGlori K. Wadrianto

Terkini Lainnya

Sutrisno, Penjual Mi Lidi Berdasi yang Sukses Curi Perhatian Pembeli

Sutrisno, Penjual Mi Lidi Berdasi yang Sukses Curi Perhatian Pembeli

Regional
Namanya Disebut-sebut Saksi 02 dalam Sidang MK, Ini Kata Moeldoko

Namanya Disebut-sebut Saksi 02 dalam Sidang MK, Ini Kata Moeldoko

Regional
Tukang Pijat Dibunuh Pelanggannya karena Terlalu Keras Memijat

Tukang Pijat Dibunuh Pelanggannya karena Terlalu Keras Memijat

Regional
[POPULER NUSANTARA] Sikap Jokowi Hadapi Tuduhan Prabowo-Sandi di Sidang MK | Sistem Zonasi PPDB Tuai Masalah

[POPULER NUSANTARA] Sikap Jokowi Hadapi Tuduhan Prabowo-Sandi di Sidang MK | Sistem Zonasi PPDB Tuai Masalah

Regional
Panglima TNI Minta Penangguhan Penahanan untuk Mantan Danjen Kopassus

Panglima TNI Minta Penangguhan Penahanan untuk Mantan Danjen Kopassus

Regional
Bupati Konawe Utara Menangis Saat Pemaparan Kondisi Banjir di Hadapan Menteri PUPR

Bupati Konawe Utara Menangis Saat Pemaparan Kondisi Banjir di Hadapan Menteri PUPR

Regional
33 Rumah Rusak Berat akibat Gempa di Sarmi Papua

33 Rumah Rusak Berat akibat Gempa di Sarmi Papua

Regional
Gempa Berkekuatan 5,0 Magnitudo Guncang Maluku Barat Daya

Gempa Berkekuatan 5,0 Magnitudo Guncang Maluku Barat Daya

Regional
Prajurit Terpapar Radikalisme, Panglima TNI: 4 Pilar Harus Ditanamkan

Prajurit Terpapar Radikalisme, Panglima TNI: 4 Pilar Harus Ditanamkan

Regional
Cuaca Ekstrem, BMKG Kembali 'Warning' untuk Transportasi Laut

Cuaca Ekstrem, BMKG Kembali "Warning" untuk Transportasi Laut

Regional
Jual 2 Ekor Anak Kucing Hutan, Seorang Pria Ditangkap Polisi

Jual 2 Ekor Anak Kucing Hutan, Seorang Pria Ditangkap Polisi

Regional
Kurir Komputer yang Jelekkan Anggota Polisi di Facebooknya, Diancam 6 Tahun Penjara

Kurir Komputer yang Jelekkan Anggota Polisi di Facebooknya, Diancam 6 Tahun Penjara

Regional
Pekan Depan, Polisi Jadwalkan Pemeriksaan Korban Kena Tipu Arisan Fiktif

Pekan Depan, Polisi Jadwalkan Pemeriksaan Korban Kena Tipu Arisan Fiktif

Regional
Seluruh Rombongan Pengajian yang Tumpangi Kapal Karam di Aceh Selamat

Seluruh Rombongan Pengajian yang Tumpangi Kapal Karam di Aceh Selamat

Regional
Pasien RSJ Meninggal Dunia dengan Luka Lebam, Keluarga Lapor Polisi

Pasien RSJ Meninggal Dunia dengan Luka Lebam, Keluarga Lapor Polisi

Regional

Close Ads X