Pagi Ini Warga Pamekasan Disambut Hujan Debu

Kompas.com - 14/02/2014, 08:52 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto
PAMEKASAN, KOMPAS.com — Aktivitas warga di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, Jumat (14/2/2014), terhambat karena tumpukan debu vulkanik akibat letusan Gunung Kelud.

Warga pun harus menggunakan masker saat akan bepergian, terlebih saat berkendara sepeda motor.

Nurul Hidayah, warga asal Desa Panglegur, Kecamatan Tlanakan, mengaku terkejut dengan tebalnya debu yang menutupi motornya, saat hendak berangkat kerja.

PNS di lingkungan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika ini kemudian melihat warga lainnya sudah mengenakan masker yang menandakan adanya hujan debu.


“Mungkin ini debu letusan Gunung Kelud sampai Pamekasan. Warga di sini sudah pake masker semua yang mengendarai sepeda motor,” kata dia.

Warga lainnya, Achmad Soleh, asal Kelurahan Lawangan Daya, Kecamatan Pademawu, mengatakan, mobilnya yang diparkir di depan rumah pun diselimuti debu. “Sangat kelihatan debunya tebal sekali. Ini mungkin debunya Gunung Kelud sampai di Pamekasan,” ungkap Soleh juga.

Di beberapa kantor pemerintahan, senam pagi tetap digelar sesuai jadwal. Namun, para pesertanya menggunakan masker. Pemandangan ini berbeda dengan senam pada hari-hari sebelumnya.

“Semua peserta senam di kantor kami menggunakan masker karena takut membahayakan,” kata Siti Fatmawari, PNS di Pemkab Pamekasan.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X