Kompas.com - 14/02/2014, 06:39 WIB
Kubah lava Gunung Kelud terpantau dari gardu pandang di sekitar kawah gunung yang terletak di Dusun Margomulyo, Desa Sugihwaras, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Kamis (13/8/2009). Kubah lava baru yang muncul akibat aktivitas vulkanik Gunung Kelud tahun 2007 itu berdiameter 420 meter, tinggi 250 meter, dengan volume lebih dari 2,5 juta kubik atau setara dengan satu stadion sepak bola. KOMPAS/IWAN SETIYAWANKubah lava Gunung Kelud terpantau dari gardu pandang di sekitar kawah gunung yang terletak di Dusun Margomulyo, Desa Sugihwaras, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Kamis (13/8/2009). Kubah lava baru yang muncul akibat aktivitas vulkanik Gunung Kelud tahun 2007 itu berdiameter 420 meter, tinggi 250 meter, dengan volume lebih dari 2,5 juta kubik atau setara dengan satu stadion sepak bola.
|
EditorPalupi Annisa Auliani
YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Hujan abu akibat letusan Gunung Kelud di perbatasan Kabupaten Kediri, Malang, dan Blitar, di Jawa Timur, menyeberang hingga lintas provinsi. Abu antara lain tiba di Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat (14/2/2014) dini hari.

"Saya kaget, saat membuka pintu halaman dan jalan depan rumah sudah berwarna putih tertutup abu tipis," terang Ida, Warga Maguwoharjo Sleman, Jumat pagi. Selain di Kota Yogyakarta, hujan abu dilaporkan juga terjadi di wilayah administratif lain di provinsi ini, yakni di Gunung Kidul, Sleman, dan Bantul.

Akibatnya, jalanan aspal dan pepohonan menjadi berwarna putih tertutup abu tipis. " Ya lebih tipis dibandingkan saat Merapi meletus 2010, tapi sampai Jumat pagi ini hujan abu masih terus terjadi," ujar Ida.

Sementara itu, Ngadiman, warga Maguwoharjo, menuturkan, hujan abu tipis mulai terjadi di wilayah ini sekitar pukul 02.50 WIB. "Sandal di depan pos ronda tiba-tiba berwarna putih, lalu saya raba ternyata abu. Ya sekitar pukul 02.50 WIB," ujar dia. Berdasarkan pengamatan Kompas.com, hingga pukul 06.00 WIB, hujan abu masih terjadi di Yogyakarta.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X