Kompas.com - 13/02/2014, 22:51 WIB
Nur Afriana, menunjukkan foto dirinya bersama ibunya, Satinah, di penjara Arab Saudi. BBC IndonesiaNur Afriana, menunjukkan foto dirinya bersama ibunya, Satinah, di penjara Arab Saudi.
|
EditorFarid Assifa

SEMARANG, KOMPAS.com - Pemerintah dinilai kurang serius dalam menangani kasus Satinah, TKW asal Desa Kalisidi, Ungaran, yang terancam hukuman pancung di Arab Saudi.

Menurut Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Semarang, Mas'ud Ridwan, kasus Satinah merupakan persoalan harga diri bangsa sehingga patut disayangkan jika negosiasi yang dilakukan pemerintah dengan ahli waris mantan majikan Satinah sampai saat ini belum ada titik temu.

"Negosiasi yang sudah cukup lama ini seharusnya bisa dimaksimalkan, agar perjuangan yang dilakukan tidak sia-sia. Yang jelas, kasus Satinah termasuk harga diri bangsa Indonesia," katanya, saat dihubungi, Kamis (13/2/2014) malam.

Mas'ud membandingkan kasus Satinah dengan Corby. Pemerintah Indonesia dinilai belum maksimal dalam hal pendekatan jika terjadi suatu kasus yang menyangkut hubungan luar negeri.

"Kasus corby menurut saya jauh lebih berat dan berbahaya karena terkait kejahatan narkotika internasional, tetapi pemerintah kita bisa dibilang cukup lemah menangkap persoalan itu. Ini sama seperti Satinah yang seolah-olah tidak memperlihatkan hasil kerja yang maksimal," tandasnya.

Sementara itu, Paeri Al Feri, kakak kandung Satinah yang baru saja menjenguk Satinah di Arab Saudi mengatakan, pemerintah Indonesia serius dalam mengupayakan pembebasan Satinah.

"Yakin, pemerintah serius. Cuma (memang) uangnya terbatas memenuhi permintaan ahli waris," kata Paeri.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Regional
Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Regional
Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Regional
Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X