Kompas.com - 13/02/2014, 17:04 WIB
Puluhan pengunjung memadati ruang sidang Tipikor di Pengadilan Negeri Banda Aceh, saat digelar Sidang dengan terdakwa Mantan Rektor Unsyiah, Darni Daud, Jumat (1/12/2013). Sidang kali ini menghadirkan Rektor Unsyiah Samsul RIjal sebagai Saksi Utama. Kompas.com/ Despriyani Y ZamzamiPuluhan pengunjung memadati ruang sidang Tipikor di Pengadilan Negeri Banda Aceh, saat digelar Sidang dengan terdakwa Mantan Rektor Unsyiah, Darni Daud, Jumat (1/12/2013). Sidang kali ini menghadirkan Rektor Unsyiah Samsul RIjal sebagai Saksi Utama.
|
EditorFarid Assifa

BANDA ACEH, KOMPAS.com — Jaksa di Pengadilan Negeri Banda Aceh menuntut mantan Rektor Universitas Syiah Kuala, Darni Daud, 8 tahun penjara atas tindak pidana korupsi yang didakwakan kepadanya.

Tuntutan yang dibacakan selama hampir dua jam di hadapan majelis hakim yang diketuai oleh Syamsul Qamar SH ini menyatakan bahwa Darni terbukti secara sah telah melakukan tindak pidana korupsi dan melanggar Pasal 2 Undang-Undang No 31/1999.

"Dari semua unsur dakwaan primer telah sah dan terbukti, baik dari unsur perseorangan, unsur melawan hukum, unsur memperkaya diri sendiri dan merugikan negara," kata Jaksa Penuntut Umum, Agus SH, saat membacakan tuntutan di ruang sidang Tipikor PN Banda Aceh, Kamis (13/2/2014).

Darni terbukti melakukan tindak pidana korupsi dan merugikan negara senilai Rp 1,9 miliar. Sebelumnya, dalam dakwaan disebutkan berdasarkan hasil pemeriksaan BPKP, Darni Daud dilaporkan melakukan tindak pidana korupsi dan merugikan negara senilai Rp 3,6 miliar.

Selain dituntut 8 tahun penjara, mantan Rektor Universitas Syiah Kuala ini juga dikenakan denda sebesar Rp 300 juta subsider 6 bulan kurungan. Darni juga dikenakan membayar utang kepada Pemerintah Aceh sebesar Rp 1,7 miliar lebih atas semua pinjaman yang dilakukannya terhadap dana beasiswa untuk mahasiswa S-1, S-2, dan S-3 yang dikelola oleh Universitas Syiah Kuala.

"Jika terdakwa tidak mampu membayar utang ini, maka negara akan menyita seluruh harta yang bersangkutan, dan jika harta sitaan tidak mencukupi, terdakwa harus menjalani (hukuman) penjara selama 1 tahun," jelas JPU dalam tuntutannya.

Darni Daud dilantik menjadi Rektor Universitas Syiah Kuala pada periode 2006-2010 dan periode 2010-2014. Namun, pada 2 Januari 2012, Darni Daud diberhentikan dengan hormat karena mencalonkan diri sebagai calon gubernur Aceh pada pemilihan kepala daerah tahun 2012 lalu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Di akhir persidangan, Darni Daud menyatakan akan menulis pembelaan pribadinya pada sidang lanjutan yang dijadwalkan berlangsung pada pekan depan.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Regional
Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Regional
Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Regional
Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Regional
Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Regional
TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

Regional
Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.