Kompas.com - 12/02/2014, 07:48 WIB
EditorGlori K. Wadrianto

BANDUNG, KOMPAS.com - Empat wanita korban trafficking atau perdagangan orang, RN (18), IP (19), CN (18), dan ST (17), diselamatkan petugas Polsek Baleendah pada akhir bulan lalu. Rencananya, keempat wanita itu akan dikirim ke Bali sebagai pekerja kafe.

Kepala Polsek Baleendah Kompol Susianti Rachmi, didampingi Kanitreskrim Polsek Baleendah Iptu Taufik Hidayat, mengatakan, keempat korban diajak oleh tersangka berinisial AP (28), warga Kampung Bojongwaru, Desa/Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi.

Pelaku menjanjikan kepada para korban untuk bekerja sebagai pelayan kafe dengan upah sebesar Rp 4 juta.

"Kasus ini bisa terungkap setelah orang tua ST melapor kepada kami pada 29 Januari. Anaknya mau bekerja, tapi tidak jelas tempatnya. Kebetulan ada salah seorang korban RN yang belum berangkat. Lalu kami berupaya menjebak tersangka," ujar Susi di Mapolsek Baleendah kepada wartawan, Selasa (11/2/2014) kemarin.

Polisi lalu menjebak pelaku yang akan menjemput RN di Tugu Juang, Baleendah. Pelaku datang bersama ketiga korban yang sehari sebelumnya telah dijemput. Kepolisian membekuk AP tanpa melakukan perlawanan.

"Di dalam mobil ada ketiga korban dan pelaku. Rencananya, setelah menjemput RN, pelaku akan langsung memberangkatkan para korban ke Bali dengan menggunakan pesawat dari Bandara Husein," kata Susi.

Berdasarkan pengakuan tersangka, kata Susi, AP akan mendapat upah dari gaji yang didapat para korban jika berhasil memberangkatkan mereka ke Bali. Hingga kemarin polisi masih melakukan pengembangan terhadap kasus tersebut.

Menurut pengakuan tersangka, ujar Susi, AP baru pertama kali melakukan aksinya.

"Pelaku memang baru mau melakukan aksinya tapi lebih dulu ditangkap. Dari pelaku kami mengamankan satu buah mobil APV warna merah metalik berpelat nomor D 1414 HT dan satu buah telepon genggam yang digunakan pelaku untuk menghubungi perantara di Bali," ujarnya.

Tersangka AP dijerat Pasal 2 ayat 1 dan Pasal 10 nomor 21 tahun 2007 tentang perdagangan orang juncto Pasal 88 nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak. Ancaman hukumannya 10 tahun kurungan.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Plh Gubernur Jabar Segera Lantik Penjabat Bupati Bekasi

Plh Gubernur Jabar Segera Lantik Penjabat Bupati Bekasi

Regional
Lantik 21 PPIH Embarkasi Jakarta–Bekasi 2022, Wagub Jabar Berharap Petugas Berikan Pelayanan Prima

Lantik 21 PPIH Embarkasi Jakarta–Bekasi 2022, Wagub Jabar Berharap Petugas Berikan Pelayanan Prima

Regional
Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Regional
Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Regional
Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Regional
Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Regional
Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Regional
Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Regional
Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Regional
Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Regional
BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

Regional
Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Regional
Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Regional
Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Regional
Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.