Sleman Kembangkan Pula Budi Daya Buah Naga

Kompas.com - 11/02/2014, 05:35 WIB
Ilustrasi buah naga.
KOMPAS/ADI SUCIPTOIlustrasi buah naga.
|
EditorPalupi Annisa Auliani
YOGYAKARTA,KOMPAS.com - Selain buah Salak Pondoh, Pemerintah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, saat ini juga mulai mengembangkan budi daya buah naga organik.

Penerapan metode organik ini di samping berfungsi mengembalikan kesuburan lahan dinilai bermanfaat pula terhadap kualitas produk buah naga yang dihasilkan.

"Kebun buah menempati lahan seluas 5.000 meter persegi di Desa Lumbungrejo, Kecamatan Tempel. Pengelolaan program ini dijalankan oleh Sub Terminal Agribisnis (STA) Sleman," terang Kepala STA setempat, Dibyo Warasto, Senin (10/2/2014). Ia mengungkapkan seluruh tanaman di lahan ini menggunakan pupuk kandang.

Per bulan, sebut Dibyo, rata-rata dibutuhkan 20 kilogram pupuk organik untuk satu tegakan buah naga. Saat ini ada 821 tegakan buah naga yang sudah mulai ditanam sejak dua tahun lalu. "Harga pupuk kandang jauh lebih murah dibanding kimia. Kalau dihitung, jatuhnya tetap sama," ujarnya.

Buah naga yang dibudidayakan di Sleman ini masih satu jenis yakni Sabila Putih. Ke depan, kata Dibyo, akan dikembangkan pula buah naga warna merah dan kuning. "Buah naga organik ini memiliki rasa lebih legit dan manis," kata dia.

Dalam setahun, ujar Dibyo, STA Sleman bisa memetik panen sekitar 2,5 ton buah naga. Itu pun belum mampu memenuhi kebutuhan pasar. Harga jual buah naga juga relatif menguntungkan, dengan harga pasaran sekitar Rp 10.000 sampai Rp 15.000 per kilogram.

Dengan prospek tersebut, kata Dibyo, dia berharap budi daya buah naga bisa dikembangkan pula secara mandiri oleh petani. Sentra budi daya buah naga di wilayah Sleman sudah dapat ditemukan di Kecamatan Pakem, Ngaglik, Tempel, Kalasan, Prambanan, dan Sleman.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Prajurit TNI Masuk Gorong-gorong di Sumedang, Angkut 5 Kuintal Sampah, Ini Faktanya

Prajurit TNI Masuk Gorong-gorong di Sumedang, Angkut 5 Kuintal Sampah, Ini Faktanya

Regional
Kisah Perempuan Asal Sorong yang Tidak Bisa Bangun Gara-gara Vertigo

Kisah Perempuan Asal Sorong yang Tidak Bisa Bangun Gara-gara Vertigo

Regional
Kisah Ibu Tunanetra Dampingi Anak Sekolah Daring Saat Pandemi: Ada Perasaan Waswas...

Kisah Ibu Tunanetra Dampingi Anak Sekolah Daring Saat Pandemi: Ada Perasaan Waswas...

Regional
Libur Panjang di Puncak, Kendaraan yang Abai Protokol Kesehatan Diminta Putar Balik

Libur Panjang di Puncak, Kendaraan yang Abai Protokol Kesehatan Diminta Putar Balik

Regional
Dinilai Merugikan, Puluhan Warga di Luwu Hentikan Paksa Aktivitas Galian C

Dinilai Merugikan, Puluhan Warga di Luwu Hentikan Paksa Aktivitas Galian C

Regional
IPB: Dana Riset Dasar Minim hingga Kurang Diminati, Indonesia Terancam Impor Riset Negara Lain

IPB: Dana Riset Dasar Minim hingga Kurang Diminati, Indonesia Terancam Impor Riset Negara Lain

Regional
Detik-detik 2 Santri Terseret Air Bah karena Ingin Tolong Teman, 1 Tewas, 1 Hilang

Detik-detik 2 Santri Terseret Air Bah karena Ingin Tolong Teman, 1 Tewas, 1 Hilang

Regional
Digugat IRT yang Tak Terima Dinyatakan Terpapar Covid-19, Gugus Tugas: Sudah Sesuai Prosedur

Digugat IRT yang Tak Terima Dinyatakan Terpapar Covid-19, Gugus Tugas: Sudah Sesuai Prosedur

Regional
Tak Lagi Zona Merah Covid-19, Banjarmasin Berencana Buka Objek Wisata

Tak Lagi Zona Merah Covid-19, Banjarmasin Berencana Buka Objek Wisata

Regional
3 Hari Keluar Kota, Warga Wajib Tunjukkan Hasil Tes Swab Negatif Covid-19 Saat Kembali ke Surabaya

3 Hari Keluar Kota, Warga Wajib Tunjukkan Hasil Tes Swab Negatif Covid-19 Saat Kembali ke Surabaya

Regional
4 Pria Tertangkap Bawa Sabu 6 Kg, Pelaku Diupah Rp 180 Juta

4 Pria Tertangkap Bawa Sabu 6 Kg, Pelaku Diupah Rp 180 Juta

Regional
'Warga Terdaftar Sebagai Penerima tapi Tidak Mendapat Bantuan'

"Warga Terdaftar Sebagai Penerima tapi Tidak Mendapat Bantuan"

Regional
[POPULER NUSANTARA] Bahar bin Smith Jadi Tersangka | Bocah Balita Kerap Minta Maaf karena Trauma

[POPULER NUSANTARA] Bahar bin Smith Jadi Tersangka | Bocah Balita Kerap Minta Maaf karena Trauma

Regional
Mereka yang Merawat Ikrar Sumpah Pemuda di Maluku, Kalbar, dan Sumbar

Mereka yang Merawat Ikrar Sumpah Pemuda di Maluku, Kalbar, dan Sumbar

Regional
Tak Terima Dinyatakan Positif Covid-19, IRT Gugat Gugus Tugas dan RS ke Pengadilan

Tak Terima Dinyatakan Positif Covid-19, IRT Gugat Gugus Tugas dan RS ke Pengadilan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X