Dianggap Kurang Bermakna, Patung Akar di Yogyakarta Dicopot

Kompas.com - 10/02/2014, 22:28 WIB
|
EditorFarid Assifa
YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Kepala UPT Malioboro, Syarif Teguh menegaskan bahwa pencopotan patung akar setengah manusia di kawasan titik nol km bukan karena adanya teror dari ormas tertentu. Namun lebih pada melihat kondisi patung dan izin pemasangan yang kedaluwarsa.

"Tidak ada teror dari ormas. Kalau kritik ada, di awal pemasangan mengenai arti patung yang tidak jelas," terang Syarif Teguh, Kepala UPT Malioboro saat dihubungi Kompas.com, Senin (10/2/2014).

Ia mengungkapkan, di izin pemasangan tercantum mulai September 2011 sampai Desember 2013. Jadi, karena sudah kedaluwarsa izinya, maka pada Januari 2014 langsung dicopot.

"Sebelum dicopot kita sudah berkomunikasi dengan seniman pembuatnya bahwa izin pemasangan sudah lewat," tandasnya.

Selain izin, pertimbangan lainnya adalah usia patung yang sudah tiga tahun. Cat sudah mulai mengelupas dan kondisi patung yang bisa dikatakan tidak kuat lagi karena cuaca.

Menurutnya, patung akar setengah manusia yang dipasang di kawasan titik nol merupakan bagian dari seni. Menghiasi Yogyakarta sebagai kota budaya dan tujuan wisatawan. Persoalan interpretasi dari sebuah karya seni, Teguh menyatakan itu hak setiap orang yang melihat. Sebab persepsi orang tentu akan berbeda dan itu sah-sah saja.

"Ada rencana pembuatnya akan memperbaiki patung akar itu. Namun belum tahu kapan," katanya.

Kini patung akar setengah manusia yang dulunya berada di kawasan titik nol km kota Yogyakarta disimpan di belakang kantor UPT Malioboro. Terkait rencana perbaikan masih dikoordinasikan dengan seniman pembuatnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X