Kompas.com - 10/02/2014, 09:49 WIB
Saat dibebaskan dari Lembaga Pemasyarakatan Kerobokan, Denpasar, Senin pagi (10/2/2014), Schapelle Leigh Corby dijemput oleh seorang pria bule. KOMPAS.com/ Eviera Paramita SandiSaat dibebaskan dari Lembaga Pemasyarakatan Kerobokan, Denpasar, Senin pagi (10/2/2014), Schapelle Leigh Corby dijemput oleh seorang pria bule.
|
EditorGlori K. Wadrianto
DENPASAR, KOMPAS.com — Saat dibebaskan dari Lembaga Pemasyarakatan Kerobokan, Denpasar, Senin pagi (10/2/2014), Schapelle Leigh Corby dijemput oleh seorang pria bule.

Hingga berita ini ditayangkan, belum diperoleh informasi tentang identitas lelaki tersebut. Namun, selain si pria bule, Corby dijemput pula oleh kakak iparnya Wayan Widyartha. Wayan adalah suami dari saudara kandung Corby, Mercedes, yang memang menetap di Bali.

Seperti yang telah diberitakan, "Ratu Marijuana" ini keluar dari Lapas Kerobokan Denpasar dengan menggunakan penutup muka dan topi kotak-kotak. Ia kerap menutupi wajahnya dari serbuan kamera pewarta foto yang sejak pagi telah memadati pelataran lapas.

Keramaian pun tetap terjadi saat Corby melakukan proses administrasi di Badan Pemasyarakatan Denpasar. Dari tempat ini, Corby lalu dibawa dengan menggunakan mobil Suzuki APV warna hitam menuju ke rumah penjaminnya, Wayan widyartha di daerah Kuta, tepatnya di Jalan Pantai Kuta gang Lotre Nomor 14, Badung.

Beberapa wartawan asing mengikuti mobil yang membawa Corby.

Tak fokus
Sebelumnya, sebuah kesaksian mengejutkan dilontarkan Kepala Badan Pemasyarakatan Denpasar, Ketut Artha, terkait pembebasan Corby.

Ketut Artha mengaku tidak bisa memberikan bimbingan seperti yang diharapkan karena wanita Australia itu dalam kondisi yang tidak tenang. Hal itu menyebabkan, pihak Badan Pemasyarakatan tak bisa menyampaikan materi bimbingan sebelum pembebasan secara panjang lebar.

"Pengarahan itu banyak, tapi hari ini situasi tidak memungkinkan, dia tidak tenang, jadi hanya poin-poinnya saja. Dia tidak dengar omongan saya, jadi percuma saja. Dia sopan, ketika ditanya dia menjawab tapi tidak berkata banyak hanya ya, ya saja. Seperti tidak fokus dia," kata Ketut.

Menurut Ketut, pihak Balai Pemasyarakatan rencananya akan melakukan bimbingan khusus, tetapi bukan hari ini.

Selain itu petugas Balai Pemasyarakatan juga akan mengirimkan petugasnya untuk melakukan home visit ke rumah penjamin Corby, Wayan Widyartha yang tidak lain adalah kakak iparnya.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X