Di Bandung, Buang Sampah Sembarangan Denda Rp 5 Juta?

Kompas.com - 09/02/2014, 16:18 WIB
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil KOMPAS.com/Putra Prima PerdanaWali Kota Bandung Ridwan Kamil
|
EditorGlori K. Wadrianto
BANDUNG, KOMPAS.com - Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil mengatakan, Peraturan Daerah (Perda) yang mengatur tentang denda bagi orang yang membuang sampah sembarangan ternyata sudah ada.

Pria yang akrab disapa Emil ini mengatakan, dalam Perda tersebut orang yang tertangkap membuang sampah sembarangan akan didenda maksimal Rp 5 Juta.

"Sudah ada di Perdanya. Dendanya mahal euy Rp 5 juta maksimal," kata Emil di Jalan Setiabudhi, Kota Bandung, Minggu (9/2/2014).

Meski belum akan digencarkan, Emil mengatakan, Perda tersebut pasti diterapkan. "Landasan hukumnya sudah ada dan jadi penguatan. Perdanya termasuk dalam perda K3 juga," ujarnya.

Emil mengatakan, secara pribadi dia merasa keberatan menerapkan Perda tersebut. Hanya saja, kata Emil, Perda tersebut perlu diterapkan untuk merubah budaya masyarakat yang masih sering membuang sampah sembarangan.

"Secara pribadi saya enggak suka merazia, tidak suka mendenda. Tapi kalau warga Bandungnya taat aturan tidak akan ada (Perda)," ucapnya. "Kita capek membahas hal-hal seperti ini. Maka perlu diimbau untuk warga Bandung agar ikut berpartisipasi untuk masa depan mereka sendiri. Sehebat-hebatnya pemerintah tanpa dukungan warga kecepatannya lambat," ungkap Emil.

Diberitakan sebelumnya, budaya negatif warga kota Bandung yang kerap membuang sampah sembarangan terus menjadi isu hangat di kota berjuluk Kota Kembang ini.

Untuk mengikis budaya buruk tersebut, Pemerintah Kota Bandung berencana untuk menerapkan Peraturan Daerah terkait denda untuk orang yang membuang sampah sembarangan.  

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pasutri di Lampung Meninggal dalam Sehari Positif Corona, Dinkes Bilang Bukan Transmisi Lokal

Pasutri di Lampung Meninggal dalam Sehari Positif Corona, Dinkes Bilang Bukan Transmisi Lokal

Regional
Sempat Terputus 13 Jam karena Longsor, Akses Agam-Padang Pariaman Kembali Lancar

Sempat Terputus 13 Jam karena Longsor, Akses Agam-Padang Pariaman Kembali Lancar

Regional
2 Mucikari Fasilitasi 14 Remaja Pesta Seks Ternyata Pasangan Suami Istri

2 Mucikari Fasilitasi 14 Remaja Pesta Seks Ternyata Pasangan Suami Istri

Regional
Penyanyi Dandut Ditemukan Meninggal di Dapur Rumahnya, Punya Riwayat Darah Rendah

Penyanyi Dandut Ditemukan Meninggal di Dapur Rumahnya, Punya Riwayat Darah Rendah

Regional
Kasus Perdana Covid-19 di Grobogan: TKW dari Hongkong, Pulang Desember 2019, ke Yogyakarta Maret 2020

Kasus Perdana Covid-19 di Grobogan: TKW dari Hongkong, Pulang Desember 2019, ke Yogyakarta Maret 2020

Regional
Sedang Ratakan Sawah, Petani di Aceh Utara Temukan Bom Sepanjang 40 Cm

Sedang Ratakan Sawah, Petani di Aceh Utara Temukan Bom Sepanjang 40 Cm

Regional
1 Pasien Positif Covid-19 di Padang Meninggal Diduga Terjangkit Saat Gelar Pernikahan Anak

1 Pasien Positif Covid-19 di Padang Meninggal Diduga Terjangkit Saat Gelar Pernikahan Anak

Regional
Viral, Seorang Kakek Sebut Daun Leben Obat Corona Setelah 3 Kali Bermimpi

Viral, Seorang Kakek Sebut Daun Leben Obat Corona Setelah 3 Kali Bermimpi

Regional
UPDATE Corona di Padang: 18 Kasus Positif, 2 Meninggal

UPDATE Corona di Padang: 18 Kasus Positif, 2 Meninggal

Regional
Mayat Pria dan Wanita Tanpa Busana Ditemukan di Kontrakan, Keluar Cairan Coklat dari Mulut

Mayat Pria dan Wanita Tanpa Busana Ditemukan di Kontrakan, Keluar Cairan Coklat dari Mulut

Regional
Kasus Ketiga Positif Corona di Jombang Berasal dari Klaster Asrama Haji Surabaya

Kasus Ketiga Positif Corona di Jombang Berasal dari Klaster Asrama Haji Surabaya

Regional
ASN Ini Dinyatakan Positif Covid-19 Sebelum Lanjutkan Beasiswa S3 ke Amerika

ASN Ini Dinyatakan Positif Covid-19 Sebelum Lanjutkan Beasiswa S3 ke Amerika

Regional
Sejak Akhir Maret, 7.662 Pemudik Pulang Kampung ke Gunungkidul

Sejak Akhir Maret, 7.662 Pemudik Pulang Kampung ke Gunungkidul

Regional
Duduk Perkara Pemakaman Perawat di Semarang Ditolak Warga, PPNI Turun Tangan hingga Ketua RT Minta Maaf

Duduk Perkara Pemakaman Perawat di Semarang Ditolak Warga, PPNI Turun Tangan hingga Ketua RT Minta Maaf

Regional
Pasien 02 Positif Covid-19 di Ciamis Tertular dari Pasien Positif Klaster Bogor

Pasien 02 Positif Covid-19 di Ciamis Tertular dari Pasien Positif Klaster Bogor

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X