Kompas.com - 08/02/2014, 19:10 WIB
Kondisi Jalur Ungaran, Kabupaten Semarang dengan Gunungpati, Kota Semarang rusak parah.  kompas.com/ syahrul munirKondisi Jalur Ungaran, Kabupaten Semarang dengan Gunungpati, Kota Semarang rusak parah.
|
EditorKistyarini

UNGARAN, KOMPAS.com — Jalan penghubung Kota Ungaran dengan kota Semarang via Gunungpati sepanjang 6 kilometer dalam kondisi rusak parah. Ratusan lubang tersebut dalam ukuran lebar dan kedalaman bervariasi terlihat hampir merata di semua badan jalan.

Kondisi demikian dikeluhkan oleh para sopir angkutan umum dan barang yang melintasi rute dua kota tersebut. Pasalnya, meski para sopir berusaha bermanuver tetap saja ada beberapa titik berlubang yang sulit dihindari karena jumlahnya terlalu banyak.

"Jalanan ibarat papan dakon, lubang ada di mana-mana. Apalagi sejak musim hujan ini, makin banyak," ujar Solikin, salah satu sopir angkutan jurusan Ungaran-Gunungpati, yang sedang berada di Pasar Bandarjo, Ungaran, Sabtu (8/2/2014) siang.

Kondisi jalan yang rusak, ujar Solikin, berimbas pada menurunnya penghasilan para sopir. Selain biaya perawatan dan penggantian onderdil makin sering dilakukan, waktu tempuh juga menjadi semakin lama.

"Wah jelas akeh pengaruhe (banyak pengaruhnya). Pertama perjalanan lebih lama, jadi ritnya berkurang. Banyak terjadi kecelakaan akibat jalan rusak dan berlubang ini," katanya.

Di jalur tersebut terdapat sejumlah titik yang cukup parah. Di antaranya yang terdapat di turunan dan tanjakan Jurang Dampit serta simpang tiga Sumur Jurang menuju kampus Unnes Sampangan.

Seorang pengendara sepeda asal daerah tersebut, Solikin, memilih menghindari perjalanan malam karena khawatir terperosok.

"Meskipun saya sudah hafal jalannya, saya berusaha pulang jam empat. Sebab kalau malam sulit mencari bagian jalan yang mulus," tuturnya.

Baik Solikin maupun Izudin berharap jalur Ungaran-Gunungpati ke depan dibuat dengan konstruksi yang lebih kuat lagi. Sebab jalur ini merupakan jalur alternatif utama Semarang - Yogyakarta/Solo yang cukup padat dan tiap tahun mengalami kerusakan yang sama.

"Mungkin dibeton seperti jalur Semarang-Solo yang lewat jalur utama Ungaran kota," tambah Izudin.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Regional
Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Regional
Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Regional
Ganjar Ingatkan Para Guru Berikan Contoh Disiplin Terapkan Prokes

Ganjar Ingatkan Para Guru Berikan Contoh Disiplin Terapkan Prokes

Regional
Pembunuh Berantai di Kulon Progo Ternyata Residivis Kasus Pencurian

Pembunuh Berantai di Kulon Progo Ternyata Residivis Kasus Pencurian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X