Kompas.com - 07/02/2014, 16:15 WIB
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mencoba sistem parkir prabayar di Jalan Braga Kota Bandung, Selasa (24/12/2013). KOMPAS.com/Putra Prima PerdanaWali Kota Bandung Ridwan Kamil mencoba sistem parkir prabayar di Jalan Braga Kota Bandung, Selasa (24/12/2013).
|
EditorKistyarini

BANDUNG, KOMPAS.com — Wali Kota Bandung Ridwan Kamil kembali mengejar dana corporate social responsibility (CSR) untuk tambahan dana memperbanyak fasilitas di Kota Bandung. Kali ini, dana CSR berasal dari gabungan perusahaan Amerika Serikat.

Emil—sapaan akrab Ridwan Kamil—mengatakan, jika nantinya perusahaan-perusahaan Amerika tersebut mau memberikan sebagian dana CSR ke Kota Bandung, dia ingin mengalokasikannya untuk membebaskan Kota Bandung dari banjir.

"Banjir dulu sekarang saya mah. Jadi pakai skala prioritas ke mana-mana sekarang," kata Emil di kantor Wali Kota Bandung, Jalan Wastu Kencana, Kota Bandung, Jumat (7/2/2014).

Emil menambahkan, saat ini dirinya tengah berfokus memperbanyak sumur resapan di wilayah-wilayah yang kerap terendam banjir. Menurut dia, dana CSR sangat mungkin untuk memenuhi target membangun 10.000 sumur resapan di Kota Bandung.

"Saya sih mintanya sumur resapan, karena satu sumur resapan harganya bisa Rp 5 juta, berarti mencapai Rp 5 miliar. Sementara dana kita enggak sebanyak itu dari APBD," katanya.

Sebelumnya Emil mengatakan, kesempatan untuk mendapatkan dana CSR tersebut diperoleh dari jaringan yang dimiliki oleh mantan Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat, Dino Patti Jalal.

"Hari ini saya ngurus presentasi ke sepuluh Kadin (Kamar Dagang dan Industri)-nya Amerika Serikat di Wisma Metropolitan Jakarta," kata Emil di kantornya, Jumat (7/2/2014).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Lebih lanjut Emil menambahkan, gabungan perusahaan Amerika Serikat tersebut menyediakan dana CSR hingga ratusan triliun rupiah untuk investasi selama lima tahun.

"Saya presentasi mewakili Bandung, barangkali saja kecolek satu dua (perusahaan). Jadi saya akan mempromosikan Bandung, apakah ada bisnis atau kesempatan untuk hibah atau CSR seperti yang biasa dilakukan," bebernya.

Dengan latar belakang sebagai salah satu lulusan universitas di negeri Paman Sam, Emil berharap dana CSR itu bisa diperoleh dengan mudah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

70 Tahun Hidup Tanpa Penerangan, Kini Warga Dusun Balakala Bisa Nikmati Listrik PLN

70 Tahun Hidup Tanpa Penerangan, Kini Warga Dusun Balakala Bisa Nikmati Listrik PLN

Regional
Terkait Polemik DTH di Luwu Utara, BPBD Sebut Semua Bantuan Sudah Tersalurkan

Terkait Polemik DTH di Luwu Utara, BPBD Sebut Semua Bantuan Sudah Tersalurkan

Regional
Cegah Pernikahan Dini, Bupati Luwu Utara Tandatangani Pakta Integritas Pencegahan Perkawinan Anak

Cegah Pernikahan Dini, Bupati Luwu Utara Tandatangani Pakta Integritas Pencegahan Perkawinan Anak

Regional
Lewat Sistem Hibah, Pemkab Tanah Bumbu Ajak Perusahaan Dongkrak Penghasilan Daerah

Lewat Sistem Hibah, Pemkab Tanah Bumbu Ajak Perusahaan Dongkrak Penghasilan Daerah

Regional
Diundang ke Wamena, Ganjar: Impian Saya Sejak Lama

Diundang ke Wamena, Ganjar: Impian Saya Sejak Lama

Regional
UU Minerba Bikin Penghasilan Daerah Minim, Anggota DPD RI Minta Kewenangan Pertambangan Dikembalikan ke Daerah

UU Minerba Bikin Penghasilan Daerah Minim, Anggota DPD RI Minta Kewenangan Pertambangan Dikembalikan ke Daerah

Regional
Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Regional
Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Regional
Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Regional
Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Regional
Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Regional
Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Regional
Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Regional
Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Regional
Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.