BMKG Imbau Warga Cilegon Tidak Percayai Isu Tsunami

Kompas.com - 07/02/2014, 13:49 WIB
|
EditorKistyarini
JAKARTA, KOMPAS.com — Kepala Pusat Meteorologi Publik BMKG Mulyo Prabowo mengimbau warga Cilegon dan sekitarnya untuk tidak memercayai isu tsunami akibat surutnya Laut Karangantu hingga lebih kurang 1 kilometer.

Mulyo menyatakan belum mengetahui secara persis informasi yang lengkap terkait fenomena tersebut. "Sebaiknya jangan kemudian mudah terhasut dengan informasi yang beredar. Lebih baik mencari informasi yang lengkap dahulu," kata Mulyo, kepada Kompas.com, Jumat (7/2/2014).

Menurut Mulyo, hingga saat ini BMKG belum menerima adanya peringatan potensi tsunami dari surutnya Laut Karangantu sebab gempa bumi juga belum terjadi di sana. Kemudian, ia juga belum mengetahui seberapa jauh surutnya air laut dan sudah berapa lama terjadi.

Di Serang, kata dia, belum ada informasi potensi gempa bumi. Terakhir, gempa bumi terjadi di Maluku bukan di Selat Sunda. Kendati demikian, di bulan Februari ini sedang terjadi puncak pasang surut air laut.

Setiap tanggal 7, 8, dan 9 Februari merupakan waktu pasang air maksimum di laut di utara Jakarta dan sekitarnya. Di masa puncak pasang surut air laut, tinggi maksimum air di pantai bisa mencapai satu meter lebih.

"Tapi, setahu saya Serang dan sekitarnya masih dalam kondisi aman. Kantor BMKG Serang juga tidak memberikan laporan apa-apa ke BMKG pusat," kata Mulyo.

Fenomena surutnya air laut Pantai Karangantu, Serang, Banten, menjadi perbincangan di berbagai media sosial. Pesan berantai yang beredar menimbulkan keresahan warga.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kronologi Kasus Mayat Balita Tanpa Kepala, Mulai Hilang hingga Pengasuh PAUD Jadi Tersangka

Kronologi Kasus Mayat Balita Tanpa Kepala, Mulai Hilang hingga Pengasuh PAUD Jadi Tersangka

Regional
Ini Tujuan Dekranasda Jatim Gelar Lomba Desain Produk dan 3D Printing

Ini Tujuan Dekranasda Jatim Gelar Lomba Desain Produk dan 3D Printing

Regional
Longsor di Tasikmalaya, Akses Jalan Cikeusal ke Ibu Kota Singaparna Lumpuh

Longsor di Tasikmalaya, Akses Jalan Cikeusal ke Ibu Kota Singaparna Lumpuh

Regional
4 Dokter yang Tangani Lina Mantan Istri Sule Dimintai Keterangan Polisi

4 Dokter yang Tangani Lina Mantan Istri Sule Dimintai Keterangan Polisi

Regional
Jurnalis Mongabay asal Amerika Serikat Ditahan Imigrasi Palangkaraya

Jurnalis Mongabay asal Amerika Serikat Ditahan Imigrasi Palangkaraya

Regional
Divonis 2 Bulan, Kakek Samirin yang Pungut Getah Karet Seharga RP 17.000 Akhirnya Bebas

Divonis 2 Bulan, Kakek Samirin yang Pungut Getah Karet Seharga RP 17.000 Akhirnya Bebas

Regional
Gibran Tanggapi Pidato Megawati soal Minta Rekomendasi: Saya Tak Lewat Pintu Belakang

Gibran Tanggapi Pidato Megawati soal Minta Rekomendasi: Saya Tak Lewat Pintu Belakang

Regional
Dua Kali Kabur, Terpidana Mati yang 5 Tahun Jadi Buron Ini Ditembak Polisi

Dua Kali Kabur, Terpidana Mati yang 5 Tahun Jadi Buron Ini Ditembak Polisi

Regional
Beli Motor NMAX Pakai Uang Koin Rp 24 Juta, Pria di Banyuwangi Menabung di Kaleng Biskuit

Beli Motor NMAX Pakai Uang Koin Rp 24 Juta, Pria di Banyuwangi Menabung di Kaleng Biskuit

Regional
Melihat Batik Siswa SLB di Kendal yang Disukai Turis Asing

Melihat Batik Siswa SLB di Kendal yang Disukai Turis Asing

Regional
Risma: Saya Enggak Mau Ditanya Malaikat Kenapa Ada Warga Kelaparan

Risma: Saya Enggak Mau Ditanya Malaikat Kenapa Ada Warga Kelaparan

Regional
Jalur Puncak Rawan Longsor, Pengendara Diminta Hati-hati

Jalur Puncak Rawan Longsor, Pengendara Diminta Hati-hati

Regional
Kronologi ABK Meninggal dan Jenazahnya Dilarung ke Laut, Terakhir Komunikasi Setahun Lalu

Kronologi ABK Meninggal dan Jenazahnya Dilarung ke Laut, Terakhir Komunikasi Setahun Lalu

Regional
Fakta Lengkap Mahasiswa Jember Tewas di Kamar Indekos, dari Bau Menyengat hingga Korban Sempat Mengeluh Sakit

Fakta Lengkap Mahasiswa Jember Tewas di Kamar Indekos, dari Bau Menyengat hingga Korban Sempat Mengeluh Sakit

Regional
Mengenal Lebih Dekat Ikan Dewa, Harganya Jutaan dan Selalu Diburu Jelang Imlek

Mengenal Lebih Dekat Ikan Dewa, Harganya Jutaan dan Selalu Diburu Jelang Imlek

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X