Kompas.com - 03/02/2014, 20:17 WIB
Salah siswa TK korban keracunan massal jajanan sekolah masih dirawat di Puskesmas Purbaratu, Kota Tasikmalaya, Senin (3/2/2014) malam. KOMPAS.com/ Irwan NugrahaSalah siswa TK korban keracunan massal jajanan sekolah masih dirawat di Puskesmas Purbaratu, Kota Tasikmalaya, Senin (3/2/2014) malam.
|
EditorFarid Assifa

TASIKMALAYA, KOMPAS.com
- Sebanyak 20 siswa TK Fii Mardhotilah, Kecamatan Purbaratu, Kota Tasikmalaya, keracunan massal akibat makan kornet bakar jajanan seorang pedagang di sekolahnya, Senin (3/2/2014).

Sebanyak 15 korban di antaranya masih dirawat di Puskesmas Purbaratu, sedangkan sisanya diperbolehkan pulang setelah sempat dirawat.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya Cecep Zainal Kholis mengatakan, 15 korban keracunan sampai malam ini masih dirawat di puskesmas. Semua korban mengalami gejala yang sama, yaitu mual, muntah-muntah, dan tubuh terasa lemas.

"Kejadiannya tadi waktu sepulang sekolah. Bukan hanya murid TK saja, ada beberapa murid SD. Semuanya 23 orang yang keracunan akibat jajanan di pedagang sama," jelas Cecep saat dihubungi Kompas.com, Senin (3/2/2014) malam.

Untuk menyelidiki penyebab keracunan, kata Cecep, pihaknya telah mengambil sampel makanan untuk dicek di laboratorium. "Untuk sampel makanan kita sudah kirim ke Bandung untuk dicek. Penyebabnya sama setelah makan kornet bakar yang ditusuk di pedagang yang sama," kata Cecep.

Seluruh korban keracunan masih anak-anak berusia lima sampai tujuh tahun. Untuk sementara, lima belas korban yang kritis sampai sekarang masih mendapatkan perawatan di puskesmas setempat.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Regional
Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Regional
Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Regional
Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Regional
Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Regional
Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Regional
Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Regional
Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Regional
Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Regional
Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.