Kasus Pemerkosaan Ramai-ramai, Anggota DPRD Tempuh Jalur Hukum

Kompas.com - 03/02/2014, 17:49 WIB
Jalan menuju rumah korban, jalan menuju lokasi bebatuan diselimuti tanah merah dan sisi kiri kanan jalan terdapat perkebunan singkong dan coklat. Jalan menuju rumah korban, jalan menuju lokasi bebatuan diselimuti tanah merah dan sisi kiri kanan jalan terdapat perkebunan singkong dan coklat.
|
EditorKistyarini

BANDAR LAMPUNG, KOMPAS.com — Anggota DPRD Lampung dari PDI Perjuangan, Ketut Erawan, membantah tudingan bahwa dia terlibat kasus pemerkosaan beramai-ramai terhadap seorang gadis remaja.

Dia pun mengambil langkah hukum terhadap orang yang diduga menjadi dalang penyebaran isu tersebut. Dalam konferensi pers di Bandar Lampung, Senin (3/2/2014), kuasa hukum Ketut Erawan, Tahura Malagano, mengatakan, tuduhan bahwa Ketut Erawan terlibat kasus pemerkosaan itu merupakan fitnah dan dilakukan untuk menghancurkan karier politik kliennya tersebut.

"Dengan keterangan yang simpang siur ini, kami akan menempuh jalur hukum terhadap pelaku intelektual penyebar fitnah ini. Kami sudah melakukan investigasi dalam kasus ini," kata Tahura Malagano.

Akibat tuduhan yang menyudutkan tersebut, Ketut Erawan merasa tertekan hingga mengalami gangguan psikologis. "Rekomendasi kedua, kami meminta media untuk memberitakan secara berimbang. Selama ini terjadi kesimpangsiuran informasi yang diberitakan," tambah dia.

Pada konferensi pers tersebut, Tahura mengungkapkan kronologi peristiwa tersebut. Pada 5 Desember 2013 lalu, tutur Tahura, Ketut Erawan didatangi korban dan tiga pelaku pemerkosaan tersebut.

Keempat orang itu meminta tolong untuk menyelesaikan kasus pemerkosaan beramai-ramai yang terjadi di Desa Brawijaya Patok XX, Sekampung Udik, Lampung Timur, tersebut.

Namun, dalam perkembangannya, Ketut Erawan disebut-sebut justru memanfaatkan korban dengan membawanya ke Bandar Lampung selama dua hari. Anggota Dewan itu kemudian dituding memerkosa korban bersama teman-temannya.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Regional
Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Regional
Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Regional
Lewat 'Wonderful Rongkong', Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Lewat "Wonderful Rongkong", Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Regional
Bupati Jekek Optimistis Pembangunan 14.142 RTLH Wonogiri Selesai pada 2024

Bupati Jekek Optimistis Pembangunan 14.142 RTLH Wonogiri Selesai pada 2024

Regional
 Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.