Cuaca Buruk, 2 Kapal Tabrakan di Surabaya, 1 Tenggelam

Kompas.com - 31/01/2014, 19:26 WIB
Ilustrasi kapal tenggelam Kompas.com/Ronny Adolof BuolIlustrasi kapal tenggelam
|
EditorFarid Assifa

SURABAYA, KOMPAS.com
- Sebuah kapal motor pengangkut puluhan kontainer dikabarkan tenggelam di wilayah perairan alur pelayaran barat Surabaya, Jumat (31/1/2014) sekitar pukul 09.45 WIB karena cuaca buruk.

Puluhan kontainer yang diangkutnya jatuh ke laut, namun sejauh ini tidak mengganggu alur pelayaran.

Humas Syahbandar Tanjung Perak Surabaya, Marzuki, dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Kapal Motor (KM) Tantohari tenggelam setelah bertabrakan dengan kapal MT Sirius tepatnya di titik buoy 10, atau di jarak 10, 22 mil sebelum masuk kolam Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

"Saat menunggu pandu, ada cuaca buruk dan terjadi angin kencang, lambung KM Tantohari sobek setelah bersenggolan dengan KM MT Sirius," jelasnya, Jumat (31/1/2014).

Sekitar 30 menit setelah terjadi tabrakan, KM Tantohari yang dinahkodai Kapten Yondhi Shinto itu miring dan akhirnya tenggelam, sementara puluhan kontainer jatuh berserakan di laut sampai ke pelabuhan Gresik.

"Untungnya 21 ABK kapal tersebut selamat dan langsung dilarikan ke rumah sakit," tambahnya.

Hingga saat ini, kapal belum dievakuasi, namun pihak Syahbandar sudah berkoordinasi dengan bagian navigasi dan pihak terkait, untuk memberikan tanda kepada setiap kapal yang melintas, bahwa ada kapal tenggelam di titik buoy 10 alur pelayaran barat Surabaya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tangkap Bandar Narkoba di Mataram, Polisi Sita 3 Kilogram Sabu

Tangkap Bandar Narkoba di Mataram, Polisi Sita 3 Kilogram Sabu

Regional
UTBK-SBMPTN 2020 di Surabaya, Calon Mahasiswa Wajib Bawa Hasil Rapid Tes Nonreaktif

UTBK-SBMPTN 2020 di Surabaya, Calon Mahasiswa Wajib Bawa Hasil Rapid Tes Nonreaktif

Regional
Gubernur Kalbar Ancam Copot Kepala Dinas yang Diam-diam Dukung Paslon di Pilkada 2020

Gubernur Kalbar Ancam Copot Kepala Dinas yang Diam-diam Dukung Paslon di Pilkada 2020

Regional
Kronologi Gagalnya Penyekapan dan Penganiayaan di Tanjung Balai, Saat Mobil Pelaku Tabrak Ambulans, Patroli Polisi Lewat

Kronologi Gagalnya Penyekapan dan Penganiayaan di Tanjung Balai, Saat Mobil Pelaku Tabrak Ambulans, Patroli Polisi Lewat

Regional
Kasus Dugaan Salah Tembak 2 Petani di Poso Diambil Alih Mabes Polri

Kasus Dugaan Salah Tembak 2 Petani di Poso Diambil Alih Mabes Polri

Regional
Kepala Dinas Kesehatan Pegunungan Arfak Meninggal, Pemakaman Sesuai Protokol Covid-19

Kepala Dinas Kesehatan Pegunungan Arfak Meninggal, Pemakaman Sesuai Protokol Covid-19

Regional
Seorang Dokter Senior di Probolinggo Meninggal karena Covid-19

Seorang Dokter Senior di Probolinggo Meninggal karena Covid-19

Regional
Mulai 3 Juli, Tiga Ruas Jalan Protokol di Surabaya Kembali Ditutup

Mulai 3 Juli, Tiga Ruas Jalan Protokol di Surabaya Kembali Ditutup

Regional
Cerita Abdi Dalam Keraton Solo yang Menganggur Akibat Wabah, Hidup Bergantung Bantuan

Cerita Abdi Dalam Keraton Solo yang Menganggur Akibat Wabah, Hidup Bergantung Bantuan

Regional
Warga Sleman Terinfeksi Virus Corona Setelah Temani Ibunya di Rumah Sakit

Warga Sleman Terinfeksi Virus Corona Setelah Temani Ibunya di Rumah Sakit

Regional
Remaja Nekat Membegal, yang Dibegal Kakak Sendiri, Korban Ditusuk lalu Dibawa ke RS

Remaja Nekat Membegal, yang Dibegal Kakak Sendiri, Korban Ditusuk lalu Dibawa ke RS

Regional
Kota Sukabumi Bikin Sekolah Tatap Muka di Masa Pandemi, Jadi 'Pilot Project' se-Jabar

Kota Sukabumi Bikin Sekolah Tatap Muka di Masa Pandemi, Jadi "Pilot Project" se-Jabar

Regional
Surabaya Bisa Jadi Wuhan, Begini Kata Risma

Surabaya Bisa Jadi Wuhan, Begini Kata Risma

Regional
4 Pasien Baru Positif Corona di Grobogan, 2 di Antaranya Lansia

4 Pasien Baru Positif Corona di Grobogan, 2 di Antaranya Lansia

Regional
Alasan Bersujud dan Menangis, Risma: Saya Enggak Terima Staf Saya Disalahkan

Alasan Bersujud dan Menangis, Risma: Saya Enggak Terima Staf Saya Disalahkan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X