Kompas.com - 31/01/2014, 16:48 WIB
Ilustrasi video asusila. KOMPAS.com/M WISMABRATAIlustrasi video asusila.

KEFAMENANU, KOMPAS.com — IS (28), perempuan pelaku pemeran video asusila di warung internet di Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur, akhirnya resmi dipecat dari pegawai tidak tetap (PTT) di bagian keuangan Setda Kabupaten TTU.

Hal tersebut disampaikan oleh Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandes, kepada Kompas.com di Kefamenanu, Jumat (31/1/2014). "Yang perempuannya (IS) karena dia itu adalah pegawai tidak tetap, maka saya sudah minta kepala bagian keuangan selaku pimpinannya untuk diberhentikan dan tidak boleh lagi kerja. Karena pasti saya tidak akan lagi memperpanjang kontraknya, sementara yang laki-laki (AK), karena statusnya PNS, maka kita masih menunggu berita acara pemeriksaan (BAP) yang dilakukan oleh bagian kepegawaian," jelas Fernandes.

Lanjut Fernandes, selaku pembina kepegawaian, dirinya masih menunggu hasil akhir pemeriksaan atau tindakan yang akan dilakukan oleh Sekretaris Daerah (sekda). "BAP-nya diambil, kemudian diikuti dengan penerapan pelanggaran disiplin terhadap aparatur yang bersangkutan, dan tentunya kita akan tindak. Saya menunggu rekomendasi tim yang dipimpin oleh sekda," kata Fernandes.

"Dalam Peraturan Pemerintah Nomor 53 itu kan ada beberapa materael hukuman, yakni berat, sedang, dan ringan. Semua itu akan direkomendasikan oleh tim. Saya hanya menandatangani saja," jelasnya.

Prinsipnya, kata Fernandes, pihaknya dalam kasus ini tidak tergantung pada hukum pidana dalam menindak PNS yang berbuat asusila. Hukum disiplin terhadap pelaku, tergantung dari tim dalam menyelesaikan BAP. "Setelah itu kita akan tindak. Kalau kita menunggu hukum pidana, kapan pengadilan akan putuskan itu," sambungnya.

Atas kejadian itu, Fernandes menyatakan pihaknya akan terus melakukan pembinaan terhadap semua PNS. Namun, dia tidak menjamin semua perilaku aparatur di wilayahnya akan berjalan sesuai dengan apa yang diharapkan.

"Semuanya sekarang tergantung dari moral masing-masing aparatur, karena selama ini pembinaan terus kita lakukan baik secara rutin maupun saat apel kesadaran dan apel perayaan hari besar lainnya. Bahkan ada aparatur yang berbuat salah, kita umumkan dalam upacara itu. Hal itu dimaksudkan untuk menimbulkan efek jera," pungkasnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Video asusila ini mulai mencuat setelah pemilik warnet, Syahrul Ramadhan alias Ali (29), melapor ke Polres TTU lantaran resah dengan beredarnya video asusila yang dilakoni oleh dua orang tak dikenal dengan mengambil lokasi di warnet milik Syahrul.

“Yang pastinya, tempat usaha saya yakni warnet dan game ini untuk penyedia jasa networking, bukan penyedia jasa asusila. Itu yang harus saya tekankan kepada pihak berwajib. Intinya saya hanya laporkan berdasarkan video yang ada,” papar Ali.

Belakangan diketahui, pemeran video asusila itu adalah pegawai di Pemerintah Kabupaten TTU, yakni IS dan AK.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Regional
Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Regional
Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Regional
Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Regional
Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Regional
Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Regional
Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Regional
Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Regional
Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Regional
Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.