30 Menit Sekali Terjadi Kejahatan di Jawa Tengah

Kompas.com - 30/01/2014, 23:08 WIB
|
EditorFarid Assifa
MAGELANG, KOMPAS.com — Aksi kejahatan di wilayah hukum Jawa Tengah masih tergolong tinggi. Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah bahkan mencatat, dalam 30 menit terjadi satu tindak kriminal.

Kapolda Jawa Tengah Irjen Dwi Prayitno menyebutkan, pada tahun 2013 lalu tercatat ada 17.000 kasus kriminal. Jumlah itu turun dari tahun sebelumnya yang mencapai angka 19.000 kasus.

"Tingginya angka kriminalitas ini harus terus ditekan, antara lain dengan kegiatan preventif," kata Dwi seusai meresmikan satpras di Mapolres Magelang, Kamis (30/1/2014).

Dwi meminta kepada seluruh jajarannya bekerja keras serta bersinergi dengan komponen lain untuk terus menekan angka kriminalitas tersebut. "Dengan sinergi kerja sama, pelaksanaan tugas tidak ada yang susah," tutur Dwi.

Sementara itu, Kapolres Magelang AKBP Murbani Budi Pitono menambahkan, angka kriminalitas di wilayah hukum Kabupaten Magelang sudah bisa ditekan hingga 25 persen.

"Tindakan kriminalitas yang kerap terjadi antara lain pencurian, perampokan, perampasan, dan kejahatan lainnya," sebut Murbani.

Sejumlah program telah digalakkan Polres Magelang guna mengurangi angka tindak kejahatan, mulai dari patroli anggota Babinkamtibmas tiga kali sehari hingga kegiatan utamanya, antara lain patroli Sambang Poskamling yang dilaksanakan pukul 22.00-24.00 dan patroli Strong Point yang dilaksanakan pada jam rawan kriminalitas setiap harinya.

"Setiap petugas dilengkapi dengan buku pedoman, kendaraan bermotor Back Bone yang sudah dilengkapi dengan dua buah kursi lipat, alat komunikasi, senjata api, dan GPS," papar Murbani.

Selain itu, setiap seminggu sekali pihaknya juga mengadakan silaturahim dengan para tokoh masyarakat di tingkat desa untuk meningkatkan kegiatan poskamling.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kebakaran Lahan di Ogan Ilir Kian Meluas, Drone Dikerahkan Awasi Pelaku Pembakaran

Kebakaran Lahan di Ogan Ilir Kian Meluas, Drone Dikerahkan Awasi Pelaku Pembakaran

Regional
Mendagri Tito: Petahana yang Tak Serius Tangani Covid-19 Tidak Usah Dipilih

Mendagri Tito: Petahana yang Tak Serius Tangani Covid-19 Tidak Usah Dipilih

Regional
Perjalanan Terduga Pelaku Fetish Kain Jarik, Ditangkap Tanpa Perlawanan di Kampung Halaman

Perjalanan Terduga Pelaku Fetish Kain Jarik, Ditangkap Tanpa Perlawanan di Kampung Halaman

Regional
Terduga Pelaku Fetish Kain Jarik Ngaku sejak Kecil Tertarik Lihat Orang Dibungkus Selimut

Terduga Pelaku Fetish Kain Jarik Ngaku sejak Kecil Tertarik Lihat Orang Dibungkus Selimut

Regional
Cerita Indriana Kebal Diejek karena Tinggal di Kandang Ayam, Ingin Sekolah dan Belikan Ibu Rumah

Cerita Indriana Kebal Diejek karena Tinggal di Kandang Ayam, Ingin Sekolah dan Belikan Ibu Rumah

Regional
2 Oknum Polisi Pengedar Narkoba Ditembak karena Melawan Saat Ditangkap

2 Oknum Polisi Pengedar Narkoba Ditembak karena Melawan Saat Ditangkap

Regional
[POPULER NUSANTARA] Cerita Haru Siswi SMK Tinggal di Bekas Kandang Ayam | Kesaksian Ibu Kehilangan Bayi di Rumah Sakit

[POPULER NUSANTARA] Cerita Haru Siswi SMK Tinggal di Bekas Kandang Ayam | Kesaksian Ibu Kehilangan Bayi di Rumah Sakit

Regional
Cerita Nurul, Ibu Hamil yang Didorong Begal hingga Jatuh dari Motor

Cerita Nurul, Ibu Hamil yang Didorong Begal hingga Jatuh dari Motor

Regional
Saat Buronan Narkoba Dilindungi, Petugas BNNK Dipukuli dan Mobil Digulingkan Secara Anarki

Saat Buronan Narkoba Dilindungi, Petugas BNNK Dipukuli dan Mobil Digulingkan Secara Anarki

Regional
Ini Penyebab Sopir Ambulans Mengantar Jenazah Covid-19 dari Jatim ke Jakarta...

Ini Penyebab Sopir Ambulans Mengantar Jenazah Covid-19 dari Jatim ke Jakarta...

Regional
Guru Ngaji Diduga Cabuli Muridnya, Polisi: Masih Didalami karena Tidak Ada Saksi

Guru Ngaji Diduga Cabuli Muridnya, Polisi: Masih Didalami karena Tidak Ada Saksi

Regional
Menyoal Status Zona Hijau Kota Tegal, Pengamat: Sibuk Pencitraan, Masyarakat Jadi Korban

Menyoal Status Zona Hijau Kota Tegal, Pengamat: Sibuk Pencitraan, Masyarakat Jadi Korban

Regional
Menghalangi Penangkapan Buronan Narkoba, 11 Orang Jadi Tersangka

Menghalangi Penangkapan Buronan Narkoba, 11 Orang Jadi Tersangka

Regional
Diam-diam, SMP di Brebes Tetap Berlangsungkan Belajar Tatap Muka

Diam-diam, SMP di Brebes Tetap Berlangsungkan Belajar Tatap Muka

Regional
Guru Mengaji di Makassar Diduga Cabuli Muridnya Usia 9 Tahun Saat Mengajar

Guru Mengaji di Makassar Diduga Cabuli Muridnya Usia 9 Tahun Saat Mengajar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X