Empat Hari Hilang di Laut, Korban Kapal Tenggelam Ditemukan

Kompas.com - 30/01/2014, 10:15 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto
AMBON, KOMPAS.com — Gerson Ginanu (65), korban kapal tenggelam di perairan Pulau Babi, Kecamatan Pulau-Pulau Aru, Kabupaten Kepulauan Aru, Maluku, yang dinyatakan hilang sejak empat hari lalu, Kamis (30/1/2014) pagi, ditemukan meninggal dunia.

Jasad Gerson ditemukan terdampar di Pantai Desa Golar, oleh tim SAR dan warga setempat. Kepala Polres Kepulauan Aru AKBP Muhammad Rum membenarkan jika korban telah ditemukan di Desa Golar.

”Iya benar sekali, korban telah ditemukan tadi pagi. Korban ditemukan terdampar di Desa Golar. Ini sesuai informasi yang saya terima,” kata Rum.

Komandan Pangkalan Angkatan Laut (Danlanal) Aru Letkol (Laut) Budiantara juga membenarkan bahwa korban hilang telah ditemukan oleh tim SAR gabungan dan warga setempat. ”Saat ini para nelayan, warga, dan tim SAR gabungan masih berada di lokasi penemuan jenazah korban. Pihak keluarga korban juga sudah ada di sana,” kata Budiantara.


Sejauh ini, selain pihak keluarga dan tim SAR, pejabat Bupati Kepulauan Aru, AA Ginanu, juga saat ini berada di Desa Golar untuk menjemput jenazah korban.

Korban yang diketahui adalah mantan Kepala Kesbangpol Pemda Kepulauan Aru ini dinyatakan hilang pada Minggu (26/1/2014) setelah kapal yang ditumpanginya bersama enam penumpang lain tenggelam setelah dihantam gelombang tinggi dan cuaca buruk.

Dalam kecelakaan itu, enam penumpang ditemukan selamat, sedangkan Gerson yang diketahui sebagai calon anggota legislatif (caleg) Partai Nasdem dari dapil I Kecamatan Pulau-Pulau Aru itu hilang.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X