Kompas.com - 28/01/2014, 23:02 WIB
Warga Negara Asing yang berada di Manado, ikut pula membantu mengangkat sampah dan lumpur yang ditinggalkan banjir bandang. Kompas.com/Ronny Adolof BuolWarga Negara Asing yang berada di Manado, ikut pula membantu mengangkat sampah dan lumpur yang ditinggalkan banjir bandang.
|
EditorFarid Assifa

MANADO, KOMPAS.com — Mike, warga negara Amerika yang tinggal di Manado, tidak mau ketinggalan membantu warga korban bencana banjir. Dia tidak segan mengangkat lumpur dan sampah. Mike bergabung bersama relawan dari Lintas Pecinta Alam Manado Utara (LPAMU) dan Forum Komunikasi Pecinta Alam (FKPA) Sulut untuk membersihkan lumpur di Kelurahan Ketang Baru, Selasa (28/1/2014).

"Kami sudah turun membantu warga sejak hari pertama peristiwa banjir bandang. Dan sekarang secara bergantian membagi tugas terus membantu mengangkat sampah dan lumpur," ujar Koordinator Relawan, Steven Sumolang.

Menurut Steven, Mike merupakan seorang guru. Dia sendirilah yang menawarkan diri untuk turut bekerja membantu warga. "Kami merasa terharu karena dia juga mau peduli dengan Kota Manado yang ditimpa bencana," tambah Bob, salah satu relawan.

Steven menambahkan bahwa tim relawan mereka merupakan gabungan dari beberapa organ, seperti Mapala dan Kelompok Pecinta Alam. "Membersihkan lingkungan merupakan bagian dari tanggung jawab kami sebagai pecinta alam. Maka, sudah selayaknyalah setelah bencana ini kami turun ikut membersihkan sampah yang tertinggal," tambah Steven.

Setelah banjir bandang menerjang Manado, tumpukan sampah dan lumpur menjadi persoalan serius. Dua pekan setelah banjir tersebut melanda Manado pada Rabu (15/1/2014), sampah dan lumpur tebal masih terlihat di mana-mana.

Di Kelurahan Ketang Baru, Kecamatan Singkil, yang merupakan salah satu lokasi terparah diterjang banjir, lumpur dan sampah yang ditinggalkan seolah tidak pernah habis. Padahal, setiap hari ratusan relawan dari berbagai elemen masyarakat turun bahu-membahu mengangkat sampah tersebut. "Kami masih akan terus turun dan bekerja bersama warga sampai Manado bisa pulih kembali," tutup Bob.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.