Kompas.com - 28/01/2014, 18:58 WIB
Relawan PMI Sulut dan anggota TNI membantu mengangkat sampah dan lumpur sisa banjir bandang di Kawasan Kampung Cina Manado. Kompas.com/Ronny Adolof BuolRelawan PMI Sulut dan anggota TNI membantu mengangkat sampah dan lumpur sisa banjir bandang di Kawasan Kampung Cina Manado.
|
EditorFarid Assifa

MANADO, KOMPAS.com - Tiga klenteng yang berada di kawasan Kampung Cina, Kota Manado menjadi lokasi kerja bakti Palang Merah Indonesia (PMI) Sulut dan anggota TNI-AD, Selasa (28/1/2014).

"Kami bersyukur ada bantuan dari PMI dan tentara, karena sebentar lagi kami harus melaksanakan sembahyang leluhur menyambut Imlek, sementara masih banyak rumah umat yang belum tersentuh sama sekali, masih terendam banjir," ujar salah satu tokoh Kong Hu Cu Sulut, Sofyan Jimmy Yosadi.

Relawan PMI dan TNI-AD tersebut terlihat bahu membahu mengangkut lumpur dan sampah yang masih cukup banyak di kawasan sekitar Klenteng. Apalagi salah satu lorong di pemukiman warga Tionghoa tersebut terlihat belum tersentuh apa-apa.

"Kami pusing di sini, ada sekitar 12 rumah tangga di sini yang terpaksa mengungsi hingga saat ini. Rumah mereka dimasuki air setinggi tiga meter dan hingga sekarang masih ada lumpur hingga lutut," ujar Kepala Lingkungan Dua, Kelurahan Calaca, Dannie Mobunan, Selasa (28/1/2014).

Rumah Dannie termasuk yang terendam lumpur setinggi lutut. Dia bersama warganya yang merupakan umat Tri Dharma mengeluh karena seolah terlupakan oleh pemerintah kota. Bantuan alat berat dan tenaga tidak pernah datang, padahal beberapa hari lagi mereka harus melaksanakan sembahyang leluhur.

Ketua PMI Sulut, James Karinda kepada Kompas.com menjelaskan bahwa aksi yang dilakukan tadi merupakan bentuk dari kepedulian PMI terhadap korban bencana. "Kami tidak melihat dari suku, ras dan agama, relawan PMI turun dimana diperlukan bantuan. Dalam suasana seperti ini kita tidak perlu saling menyalahkan. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri karena luasnya wilayah yang terkena musibah," ujar Karinda.

Menurut dia, selain membantu membersihkan kawasan Kampung Cina, PMI juga memberikan bantuan natura berupa beras, mi instan, air mineral dan keperluan lainnya. "Mereka yang ada di sini sudah banyak memberikan kontribusi kepada daerah, semestinya juga kita memberikan perhatian di saat seperti ini," tambah Karinda.

Sementara itu, Kepala Penerangan Korem 131/Santiago, Mayor Inf Suwarno mengatakan bahwa TNI sudah turun ke lapangan sejak bencana pertama kali terjadi. Sebagai prajurit, mereka terpanggil untuk terus membantu rakyat.

"Setiap hari kami turun membantu warga yang terkena bencana," tegas Suwarno.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.