Mengaku Dipukul Guru, Siswa SD Enggan Bersekolah

Kompas.com - 24/01/2014, 14:29 WIB
|
EditorKistyarini
KOLAKA, KOMPAS.com — SR (12), siswa kelas VI Sekolah Dasar Negeri 2 Laloeha di Kolaka, Sulawesi Tenggara, enggan untuk bersekolah. Dia mengaku ditampar seorang gurunya.

"Sudah tidak mau pergi sekolah, Pak. Dia bilang takut sama gurunya. Dia pulang dari sekolah kemarin dan melapor sama saya, dia ditampar dan cambangnya ditarik. Menangis dia, Pak," kata Arbaya ayahnya, Jumat (24/1/2014).

Dia menambahkan, anaknya dipukuli oleh guru karena SR tidak menulis di dalam kelas. "Sebelumnya saya tidak tahu kalau ada masalah ini. Selain diceritakan, saya juga dengar langsung sama anak saya kalau dia dipukul. Saya awalnya tidak percaya kenapa ada guru yang tega memukul. Saya tahu masalah ini dari teman anak saya," tambahnya.

Menurut Arbaya, setelah didesak untuk berbicara jujur, barulah SR mau menceritakan kejadian itu. Saat itu, SR dan teman-temannya bermain di dalam kelas. Mereka diam ketika guru tersebut masuk ke kelas. Namun, hanya SR yang masih berbicara dan menggaruk kaki.

"Anak saya langsung ditarik cambangnya dan langsung ditempeleng di bagian pipi sebelah kiri oleh oknum guru tersebut. Saya rencananya akan melaporkan kejadian ini ke polisi agar tidak ada lagi kekerasan di dunia pendidikan, terutama di Kolaka. Saya hanya ingin tidak ada korban lainnya selain anak saya," katanya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SD 2 Laloeha Emjir, SPd mengatakan, kejadian yang terjadi si sekolah itu sebenarnya hanya selisih paham, sedangkan kejadian yang sebenarnya adalah siswa tersebut tidak pernah ditampar oleh guru yang bernama Rukmini. Hanya saja, memang guru tersebut menarik cambang muridnya.

"Sebenarnya orangtua siswa juga tadi datang ke sekolah untuk mengklarifikasi masalah tersebut, namun datangnya dengan emosi. Yang perlu diketahui adalah tidak ada guru yang tega menganiaya muridnya. Kalau masih di sekolah, siswa tersebut merupakan tanggung jawab guru," pungkas Laloeha Emjir.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wakil Bupati dan 2 Anggota DPRD Manggarai Timur Reaktif Tes Cepat Antigen

Wakil Bupati dan 2 Anggota DPRD Manggarai Timur Reaktif Tes Cepat Antigen

Regional
Sedang Tidur Pulas, Gadis Ini Mendadak Terbangun gara-gara Pipinya Dielus Pencuri

Sedang Tidur Pulas, Gadis Ini Mendadak Terbangun gara-gara Pipinya Dielus Pencuri

Regional
Bupati Sleman Diduga Tertular Covid-19 dari Seorang Kepala Dinas

Bupati Sleman Diduga Tertular Covid-19 dari Seorang Kepala Dinas

Regional
6 Petugas Bea Cukai Mangkir Dipanggil Polda Riau Terkait Kasus Penembakan Haji Permata

6 Petugas Bea Cukai Mangkir Dipanggil Polda Riau Terkait Kasus Penembakan Haji Permata

Regional
Singkirkan Petahana, Panca-Ardani Ditetapkan Sebagai Paslon Terpilih Pilkada Ogan Ilir

Singkirkan Petahana, Panca-Ardani Ditetapkan Sebagai Paslon Terpilih Pilkada Ogan Ilir

Regional
Tes Cepat Antigen di Perbatasan Banyumas Berbayar, Warga Pendatang: Enggak Bawa Uang

Tes Cepat Antigen di Perbatasan Banyumas Berbayar, Warga Pendatang: Enggak Bawa Uang

Regional
Sebelum Positif Covid-19, Bupati Sleman Sempat Disuntik Vaksin Minggu Lalu

Sebelum Positif Covid-19, Bupati Sleman Sempat Disuntik Vaksin Minggu Lalu

Regional
Puluhan Pengungsi Gempa Sulbar Pilih Pulang Kampung ke Jatim

Puluhan Pengungsi Gempa Sulbar Pilih Pulang Kampung ke Jatim

Regional
Kasus Penembakan Petugas Bea Cukai di Riau, Total 4 Orang Tertembak, Termasuk Haji Permata

Kasus Penembakan Petugas Bea Cukai di Riau, Total 4 Orang Tertembak, Termasuk Haji Permata

Regional
Resmi Pimpin Kembali Kota Semarang, Hendi Akan Fokus Realisasikan Janji Kampanye

Resmi Pimpin Kembali Kota Semarang, Hendi Akan Fokus Realisasikan Janji Kampanye

Regional
Pembersihan Material Longsor di Jalan Alternatif Tasikmalaya-Pangandaran Pakai Kendaraan Taktis Polisi

Pembersihan Material Longsor di Jalan Alternatif Tasikmalaya-Pangandaran Pakai Kendaraan Taktis Polisi

Regional
Sanksi Denda Pelanggar Protokol Kesehatan di Sumedang, Satpol PP Kumpulkan Rp 137 Juta

Sanksi Denda Pelanggar Protokol Kesehatan di Sumedang, Satpol PP Kumpulkan Rp 137 Juta

Regional
Mayat Perempuan Setengah Telanjang Ditemukan di Tengah Sawah di Karawang

Mayat Perempuan Setengah Telanjang Ditemukan di Tengah Sawah di Karawang

Regional
Tega Bunuh Ibu gara-gara Uang Rp 300.000, Pria Ini Divonis Penjara Seumur Hidup

Tega Bunuh Ibu gara-gara Uang Rp 300.000, Pria Ini Divonis Penjara Seumur Hidup

Regional
Tak Ada Sengketa Pilkada, KPU Bantul dan Gunungkidul Tetapkan Paslon Terpilih Besok

Tak Ada Sengketa Pilkada, KPU Bantul dan Gunungkidul Tetapkan Paslon Terpilih Besok

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X