Jazz dan Mazda Balapan, Satu Pengendara Motor Tewas

Kompas.com - 23/01/2014, 19:52 WIB
Ilustrasi kecelakaan lalu lintas ShutterstockIlustrasi kecelakaan lalu lintas
|
EditorFarid Assifa

BALIKPAPAN, KOMPAS.com - Sebuah Honda Jazz berwarna biru gelap dengan nomor polisi KT 1888 YN menyeruduk pengendara motor Suzuki Smash KT 2140 YE di Jalan Soedirman, Balikpapan, Kalimantan Timur, Kamis (23/1/2014) dini hari.

Pengendara Smash, Saing (40), warga Kelurahan Gunung Belah, RT 49, Sungai Nangka, tewas seketika. Satu orang lagi, Firman (30) mengalami luka bakar imbas dari tabrakan maut itu.

"Kejadiannya ini sangat mengerikan. Lokasi kejadian di jalan raya kali ini juga sangat panjang," kata Kanit Laka Satlantas Polres Balikpapan, Iptu Agus Supeno.

Dini hari sekitar pukul 03.00, umumnya jalanan Balikpapan masih lengang. Kebut-kebutan antara Honda Jazz yang dikemudikan Harjunjungan N (24) warga asal Jambi yang juga seorang kru kapal dengan sebuah mobil Mazda KT 1193 LN membelah kesunyian jalan utama Balikpapan malam itu.

Kebut-kebutan ini ditengarai bermula dari kawasan Balikpapan Super Blok mengarah ke Pelabuhan Semayang. Jalur ini terbilang lurus dan panjang. "Kedua mobil itu seperti beriringan dan seperti laju-lajuan dengan kecepatan tinggi," kata Agus.

Sesampai di depan Asrama Polisi Segara, Mazda menghindari Smash yang dikendarai Saing. "Tapi Honda Jazz di belakangnya tidak bisa menghindar. Menabrak Smash, menyeretnya sekitar 27 meter. Pengemudi motor terpental jauh. Motor kemudian terlempar lagi sekitar 9 meter ke penjual bensin ecer. Mobil kemudian tetap melaju kencang sampai menubruk jembatan dan terhenti di situ. Tambah lagi jaraknya 130 meter," ungkap Agus.

Akibat ditabrak, Saing terluka parah, lalu tewas di lokasi kejadian. Sementara itu, Firman, penjaja bensin ecer yang terkena lemparan motor juga bernasib nahas. Kios terbuka miliknya meletup dan api menyambar dirinya. Orang-orang sekitar segera memberi pertolongan. Sayangnya, pengemudi motor tak selamat. Sementara Firman bisa diselamatkan untuk kemudian dilarikan ke rumah sakit. "Tapi kini Firman masih dalam kondisi kritis," kata Agus.

Pengemudi Honda Jazz, Harjunjungan pun lantas digelandang ke kantor polisi. "Dan dari hasil pemeriksaan laboratorium, ia positif mengandung alkohol diambang batas wajar," kata Agus.

Atas perbuatannya itu, polisi kini tengah menyiapkan pasal berlapis bagi Harjunjungan. "Selain kelalaian, juga ternyata hasil laboratorium diduga kuat mabuk, dan lagi dia ini tidak memiliki SIM. Banyak pasal menunggu dia," pungkas Agus.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ganjar Minta KPU dan Bawaslu Tindak Paslon Pelanggar Protokol Kesehatan

Ganjar Minta KPU dan Bawaslu Tindak Paslon Pelanggar Protokol Kesehatan

Regional
Rumah Sakit Rujukan Covid-19 Penuh, Bupati Ponorogo Minta Ruang Isolasi Desa Diaktifkan Kembali

Rumah Sakit Rujukan Covid-19 Penuh, Bupati Ponorogo Minta Ruang Isolasi Desa Diaktifkan Kembali

Regional
41 Rumah di Kabupaten Luwu Tergusur Imbas Pelebaran Jalan

41 Rumah di Kabupaten Luwu Tergusur Imbas Pelebaran Jalan

Regional
Bupati Lombok Timur Positif Covid19, Sopir dan Pelayan Tertular

Bupati Lombok Timur Positif Covid19, Sopir dan Pelayan Tertular

Regional
Fakta Corona di Banten: Pecah Rekor Tambah 200 Kasus Sehari, hingga Kota Cilegon Zona Merah

Fakta Corona di Banten: Pecah Rekor Tambah 200 Kasus Sehari, hingga Kota Cilegon Zona Merah

Regional
Heboh, Kades Kesurupan Saat TMMD Tampilkan Tari Jaipong di Indramayu

Heboh, Kades Kesurupan Saat TMMD Tampilkan Tari Jaipong di Indramayu

Regional
Pilkada Serentak Saat Pandemi, Machfud Arifin: Mau Ditunda atau Tidak, Kita Siap...

Pilkada Serentak Saat Pandemi, Machfud Arifin: Mau Ditunda atau Tidak, Kita Siap...

Regional
Sebanyak 28 Santri di Kendal Terkonfirmasi Positif Covid-19

Sebanyak 28 Santri di Kendal Terkonfirmasi Positif Covid-19

Regional
Jelang Penetapan Paslon, Bawaslu Minta Parpol Kendalikan Pendukung

Jelang Penetapan Paslon, Bawaslu Minta Parpol Kendalikan Pendukung

Regional
119 Pasien Sembuh dari Covid-19 di Bali, Tertinggi di Denpasar

119 Pasien Sembuh dari Covid-19 di Bali, Tertinggi di Denpasar

Regional
Sanksi Denda Tak Efektif Tekan Pelanggar Protokol Kesehatan di Wonogiri

Sanksi Denda Tak Efektif Tekan Pelanggar Protokol Kesehatan di Wonogiri

Regional
Tentukan Struktur Bangunan, Ekskavasi Situs Pataan Dilanjutkan

Tentukan Struktur Bangunan, Ekskavasi Situs Pataan Dilanjutkan

Regional
Perjalanan Bupati Berau Terkonfirmasi dari Positif Covid-19 hingga Meninggal Dunia

Perjalanan Bupati Berau Terkonfirmasi dari Positif Covid-19 hingga Meninggal Dunia

Regional
Arisan RT Jadi Klaster Baru Covid-19 di Kulon Progo, Melebar ke Pasar Tradisional

Arisan RT Jadi Klaster Baru Covid-19 di Kulon Progo, Melebar ke Pasar Tradisional

Regional
Begal Bermodus Lempar Sambal ke Wajah Korban, Sasarannya Driver Ojol

Begal Bermodus Lempar Sambal ke Wajah Korban, Sasarannya Driver Ojol

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X