Terlalu Lama Tunggu Wapres, Warga Korban Banjir Kelaparan

Kompas.com - 21/01/2014, 11:51 WIB
Warga korban banjir mengungsi ke Masjid At - Taqwa, Jalan KH Abdullah Syafei, Jakarta, Senin (20/1/2014). Warga terpaksa mengungsi karena rumah mereka yang berada di sekitar Sungai Ciliwung terendam banjir akibat meluapnya sungai. KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES RODERICK ADRIAN MOZESWarga korban banjir mengungsi ke Masjid At - Taqwa, Jalan KH Abdullah Syafei, Jakarta, Senin (20/1/2014). Warga terpaksa mengungsi karena rumah mereka yang berada di sekitar Sungai Ciliwung terendam banjir akibat meluapnya sungai. KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES
|
EditorGlori K. Wadrianto
MANADO, KOMPAS.com - Warga korban banjir di Komo Luar, Kecamatan Wenang berebutan makanan di Posko Tanggap Darurat Bencana, usai Wakil Presiden Boediono pergi dari lokasi tersebut.

Mereka mengaku kelaparan karena terlalu lama menunggu Boediono. "Pak makan pak, lapar ini," teriak seorang ibu sambil menenteng anaknya, Selasa (21/1/2014).

Petugas Posko sampai kelabakan menangani warga yang berebutan mi instan dan nasi bungkus. "Sabar pak, sabar bu, semua akan dapat, ayo tertib," teriak seorang petugas melalui pengeras suara.

Boediono tiba di lokasi bencana sekitar pukul 12.00 WITA. Sementara lokasi sudah mulai distrelilkan sejak pukul 10.00 WITA. Warga yang berada di Posko diminta untuk sementara meninggalkan Posko karena Boediono akan meninjau Posko.

Boediono yang tiba dengan rombongan lalu memasuki salah satu lorong yang parah dihajar banjir bandang pada Rabu (15/1/2014) pekan lalu.

Boediono mendapat penjelasan dari Wakil Wali Kota Manado, Harley Mangindaan mengenai kondisi pemukiman di tepi Kali Jengki. Boediono yang mengenakan sepatu boot tidak segan menembus lumpur hingga ke talud pembatas Kali Jengki.

Wilayah Komo Luar termasuk yang terparah diterjang banjir. Dari data di Posko ada 171 kepala keluarga yang mengungsi. 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER NUSANTARA] Pernikahan Siswi SMP di Lombok | Puluhan Rumah Rusak akibat Gempa M 5,9 Pangandaran

[POPULER NUSANTARA] Pernikahan Siswi SMP di Lombok | Puluhan Rumah Rusak akibat Gempa M 5,9 Pangandaran

Regional
Debat Pilgub Jambi, Walhi Sebut Semua Cagub Beri Karpet Merah untuk Investor Tambang

Debat Pilgub Jambi, Walhi Sebut Semua Cagub Beri Karpet Merah untuk Investor Tambang

Regional
Tebang Pohon karena Halangi Papan Reklame di Jalan, 4 Orang Ditangkap

Tebang Pohon karena Halangi Papan Reklame di Jalan, 4 Orang Ditangkap

Regional
Fakta Siswi SMP Nikahi Pemuda 17 Tahun, Kenal Setahun, Tak Diketahui KUA

Fakta Siswi SMP Nikahi Pemuda 17 Tahun, Kenal Setahun, Tak Diketahui KUA

Regional
'Tidak Boleh Menafsirkan Sesuatu Secara Simbolis Seolah-olah Komodo Tak Suka Pembangunan Itu'

"Tidak Boleh Menafsirkan Sesuatu Secara Simbolis Seolah-olah Komodo Tak Suka Pembangunan Itu"

Regional
Seorang Kakek Hilang Tersesat di Hutan Serang, Banten

Seorang Kakek Hilang Tersesat di Hutan Serang, Banten

Regional
Soal Foto Komodo 'Adang' Truk, Pemprov NTT: Jangan Ditafsirkan Seolah Komodo Tidak Suka...

Soal Foto Komodo "Adang" Truk, Pemprov NTT: Jangan Ditafsirkan Seolah Komodo Tidak Suka...

Regional
Cerita Anya Membuat Perhiasan Cantik dari ASI, Produknya sampai ke Singapura

Cerita Anya Membuat Perhiasan Cantik dari ASI, Produknya sampai ke Singapura

Regional
Sederet Kisah Pernikahan Dini di NTB, Mulai Umur 12 Tahun hingga Menikahi 2 Gadis dalam Sebulan

Sederet Kisah Pernikahan Dini di NTB, Mulai Umur 12 Tahun hingga Menikahi 2 Gadis dalam Sebulan

Regional
Libur Panjang, Khofifah Minta Warga Waspadai Covid-19 dan Bencana Hidrometeorologi

Libur Panjang, Khofifah Minta Warga Waspadai Covid-19 dan Bencana Hidrometeorologi

Regional
Video Viral Belasan Remaja Saling Jambak dan Pukul hingga Tersungkur, Ini Penjelasan Polisi

Video Viral Belasan Remaja Saling Jambak dan Pukul hingga Tersungkur, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Kamar Hotel Tempat Pedagang Pakaian Tewas Dibunuh Dipesan Seorang Pria Mabuk

Kamar Hotel Tempat Pedagang Pakaian Tewas Dibunuh Dipesan Seorang Pria Mabuk

Regional
Namanya Teratas dalam Survei Capres 2024, Ganjar: 'Ngurusi Mudik Disik Wae'

Namanya Teratas dalam Survei Capres 2024, Ganjar: "Ngurusi Mudik Disik Wae"

Regional
Pasien Rawat Jalan Tak Perlu Datang ke RSUD Sumedang, Ini Kegunaan Aplikasi Koncibumi

Pasien Rawat Jalan Tak Perlu Datang ke RSUD Sumedang, Ini Kegunaan Aplikasi Koncibumi

Regional
Kronologi Kakek 60 Tahun Dianiaya Tetangganya hingga Tewas

Kronologi Kakek 60 Tahun Dianiaya Tetangganya hingga Tewas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X