Kompas.com - 19/01/2014, 21:16 WIB
Polresta Samarinda menahan 10 anggota sindikat pencurian kendaraan bermotor, Minggu (19/1/2014). KOMPAS.COM/YUNA YOVANDAPolresta Samarinda menahan 10 anggota sindikat pencurian kendaraan bermotor, Minggu (19/1/2014).
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

SAMARINDA, KOMPAS.com – Satreskrim Polresta Samarinda, berhasil mengamankan sindikat 10 orang sindikat pencuri motor. Polisi juga mengamankan 44 motor berbagai merk, sebagai barang bukti hasil curian.

Kapolresta Samarinda Kombes Pol Antonius Wisnu Sutirta, melalui Kasat Reskrim Kompol Feby DP Hutagalung mengatakan, 44 motor tersebut merupakan hasi kejahatan sindikat ini sejak 2013 lalu.

Menurutnya, sindikat tersebut merupakan warga Samarinda. Mereka berinisial, HE (23), RA (25), ER (30), IS (26), FD (28), RA (40), AK (24), dan tiga diantaranya merupakan anak dibawah umur yakni ER (14), RR (15) VD (16).

“Selama ini mereka baraksi dengan menyasar motor yang ada di tempat umum, Kos-kosan namun kebanyakan mereka mengambil dari rumah warga, tiga anak dibawah umur yang diamankan dalam kasus ini merupakan anak putus sekolah," kata Feby, Minggau (19/1/2014).

Penangkapan tersebut bermula dari informasi masyarakat. Selanjutnya, pihak kepolisian melakukan penyelidikan, dan berbuah penangkapan sindikat tersebut.

"Awalnya kita menangkap RA sekitar sepekan lalu, setelah itu kita kembangkan akhirnya terkumpul 10 orang pelaku yang kita amankan dari berbagai tempat,” imbuh Feby.

Dari keterangan pelaku, 44 motor tersebut dijual para pelaku keluar daerah diantaranya ke beberapa perkebunan sawit yang ada di Kutai Timur (Kutim). Semua motor dibendrol dengan kisaran harga dari RP 2 juta hingga RP 5 Juta,

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Tergantung kondisi motor, jika memiliki STNK maka harganya juga agak mahal, kita juga telah menetapkan beberapa orang menjadi DPO (Daftar Pencarian Orang red) yang juga merupakan jaringan dari yang kita amankan ini, termasuk para penadah,” ujar Feby.

Para pelaku telah menjadikan aksi curanmor sebagai mata pencaharian, karena Rata-rata dari mereka tidak memiliki pekerjaan.

"Dari 44 motor, tidak hanya hasil curian dari Samarinda, namun juga diketahui ada Lima motor yang laporan polisinya ada di Polres Kutai Kartanegara (Kukar). Para tersangka dikenakan pasal, 363 KUHP pencurian dengan pemberatan dengan ancaman lima tahun penjara," pungkas Feby.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.