Bupati Probolinggo Kecam PHK 984 Karyawan PT Kertas Leces

Kompas.com - 16/01/2014, 19:41 WIB
Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari. Kompas.com/ Ahmad FaisolBupati Probolinggo Puput Tantriana Sari.
|
EditorKistyarini

PROBOLINGGO, KOMPAS.com - Keputusan manajemen PT Kertas Leces (PTKL) untuk melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 984 karyawan mendapat perhatian serius dari Bupati Probolinggo, Tantri Hasan Aminuddin.

Tantri menyatakan siap membantu advokasi para karyawan jika mereka membawa kasus itu ke jalur hukum. Pemkab Probolinggo juga akan menangani langsung jika memang para karyawan menghendakinya. Sebab, kata Tantri, sebagian besar karyawan yang di-PHK adalah warga Kabupaten Probolinggo.

“Pemkab tidak akan mengizinkan PT KL untuk membuka investari baru, berupa rencana pembukaan pabrik gula. Izin prinsipnya tidak akan diterbitkan, selama gaji karyawan tak diserahkan dan status mereka yang di-PHK dikembalikan seperti semula,” ujarnya, Kamis (16/1/2014).

Diketahui, 984 karyawan tidak bisa masuk bekerja pada Rabu (15/1/2014) lalu karena di-PHK sepihak oleh manajemen. Bahkan ketika mereka memaksa untuk masuk kerja, petugas keamanan perusahaan menghalanginya.

Menurut Haris, salah seorang karyawan PTKL yang di-PHK dan menemui pihak perusahaan saat hendak masuk kerja, manajemen menganggap 984 karyawan sudah tak lagi menjadi karyawan. Itu karena mereka sudah menerima dana JHT (Jaminan Hari Tua) pada 2011 lalu.

Dampak penyerahan JHT tersebut antara lain, karyawan dianggap mengundurkan diri atas permintaan sendiri dan bukan di-PHK. Hal itulah yang tidak diterima para karyawan.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polda Sulsel Tangkap DPO Kasus Pembunuhan Babinsa di Tambora

Polda Sulsel Tangkap DPO Kasus Pembunuhan Babinsa di Tambora

Regional
Di Pedalaman Pegunungan Bintang Papua, Beras 10 Kilogram Dijual Rp 2 Juta dan Mi Instan Ditukar Emas

Di Pedalaman Pegunungan Bintang Papua, Beras 10 Kilogram Dijual Rp 2 Juta dan Mi Instan Ditukar Emas

Regional
100 Pedagang Positif Corona, Pemkot Jayapura Tetap Buka Pasar Youtefa

100 Pedagang Positif Corona, Pemkot Jayapura Tetap Buka Pasar Youtefa

Regional
Pengakuan Pelaku Pembunuhan Siswi SMP di Kebun Karet: Ayah Dia Utang Narkoba

Pengakuan Pelaku Pembunuhan Siswi SMP di Kebun Karet: Ayah Dia Utang Narkoba

Regional
Keluarga Pengundang Rhoma Irama Minta Maaf dan Siap Tanggung Jawab

Keluarga Pengundang Rhoma Irama Minta Maaf dan Siap Tanggung Jawab

Regional
KPU Jember Panggil 21 Penyelenggara Pemilu yang Dilaporkan Dukung Calon Perseorangan

KPU Jember Panggil 21 Penyelenggara Pemilu yang Dilaporkan Dukung Calon Perseorangan

Regional
Adopsi Anak hingga Gagas Perpustakaan Keliling, Aipda Donny Terima Pin Emas Kapolri

Adopsi Anak hingga Gagas Perpustakaan Keliling, Aipda Donny Terima Pin Emas Kapolri

Regional
Bayi 3 Bulan Meninggal Usai Diimunisasi, Sebelumnya Alami Pendarahan, Kejang, Lebam

Bayi 3 Bulan Meninggal Usai Diimunisasi, Sebelumnya Alami Pendarahan, Kejang, Lebam

Regional
91 Persen Pasien Covid-19 di Kota Padang Merupakan OTG dan ODP

91 Persen Pasien Covid-19 di Kota Padang Merupakan OTG dan ODP

Regional
Aksi Penyekapan Digagalkan Setelah Mobil Pelaku Tabrak Ambulans

Aksi Penyekapan Digagalkan Setelah Mobil Pelaku Tabrak Ambulans

Regional
Kronologi Siswi SMP Diperkosa dan Dibunuh di Kebun Karet oleh Teman Ayahnya, Sempat Dibuntuti

Kronologi Siswi SMP Diperkosa dan Dibunuh di Kebun Karet oleh Teman Ayahnya, Sempat Dibuntuti

Regional
Angka Kematian Pasien Covid-19 di Kota Malang Meningkat Disebabkan Komorbid

Angka Kematian Pasien Covid-19 di Kota Malang Meningkat Disebabkan Komorbid

Regional
Amankan 298 Kg Ganja Berkedok Alpukat, BNN Banten Selamatkan 1,9 Juta Generasi Muda

Amankan 298 Kg Ganja Berkedok Alpukat, BNN Banten Selamatkan 1,9 Juta Generasi Muda

Regional
Belajar dari Jekmil, Ini Seharusnya Cara Driver Ojek Memperlakukan Ibu Hamil yang Dibonceng

Belajar dari Jekmil, Ini Seharusnya Cara Driver Ojek Memperlakukan Ibu Hamil yang Dibonceng

Regional
Dukun Pengobatan di Bandung Barat Perkosa Seorang Anak

Dukun Pengobatan di Bandung Barat Perkosa Seorang Anak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X