Kompas.com - 16/01/2014, 11:56 WIB
Pemusnahan barang bukti Narkotika jenis ganja sebesar 329 kilogram di halaman Belakang Mapolda Jabar, Jalan Soekarno - Hatta, Bandung, Jawa Barat, Kamis, (16/1/2014). KOMPAS.com/Rio KuswandiPemusnahan barang bukti Narkotika jenis ganja sebesar 329 kilogram di halaman Belakang Mapolda Jabar, Jalan Soekarno - Hatta, Bandung, Jawa Barat, Kamis, (16/1/2014).
|
EditorGlori K. Wadrianto
BANDUNG, KOMPAS.com - Direktorat Reserse Narkoba Polda Jawa Barat memusnahkan barang bukti ganja seberat 329 kilogram dengan cara dibakar di halaman belakang Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Bandung, Jawa Barat, Kamis (16/1/2014).

Diresnarkoba Polda Jabar Komisaris Besar Ermi Widyatno mengatakan ganja tersebut merupakan hasil pengungkapan Diresnarkoba Polda Jabar pada 12 Oktober 2013 di Parungpanjang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat dengan tersangka Indra alias Alex (25) dan Endang (26).

"Keduanya tersangka ini warga Bogor," kata Ermi di Mapolda Jabar.

Ermi menjelaskan, Endang ditangkap di belakang pom bensin Jagabaya, Parungpanjang, Kabupaten Bogor, pukul 19.00 WIB, malam. "Dari tersangka Endang ditemukan satu paket ganja berukuran sedang," katanya.

Tak cukup di situ, pengembangan terus dilakukan. Atas pengembangan itu, pada malam itu juga, pukul 00.30 WIB polisi membekuk tersangka Indra (25) di Kampung Kadaung RT 04 RW 01 Parungpanjang, Kabupaten Bogor.

Lalu, Endang pun menunjukan tempat penyimpanan ganja yang disembunyikannya di rumah kontrakannya itu di Komplek Griya Parungpanjang Blok E/E 17 Parungpanjang Kabupaten Bogor.

"Di kontrakannya, kami temukan ganja kering siap edar sebanyak 330 kilogram dan satu kantong plastik ganja kering," kata dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tersangka mengaku, ganja ini merupakan kiriman dari Aceh. Ermi menyebutkan, pasal yang dilanggar tersangka adalah Pasal 111 ayat (2) Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman 5 tahun penjara dan maksimal 20 tahun penjara.

Kemudian Pasal 114 ayat (2) Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman 6 tahun atau maksimal 20 tahun atau pidana mati. 

"Ada tiga DPO yang sedang kita kejar, yakni, HS selaku pemilik ganja yang berasal dari Aceh, OP sebagai penghubung dan DK sebagai pelaku pemasaran," kata dia.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Regional
Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Regional
Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Regional
Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Regional
Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Regional
TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

Regional
Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.