Kompas.com - 15/01/2014, 13:11 WIB
Mbok Darmi pasrah dagangannya diangkut Pol PP karena jualan di bahu jalan. Mengaku sepi berjualan di Pasar Inhutani, Mbok Darmi nekat menggelar dagangan di bahu jalan. KOMPAS.com/SUKOCOMbok Darmi pasrah dagangannya diangkut Pol PP karena jualan di bahu jalan. Mengaku sepi berjualan di Pasar Inhutani, Mbok Darmi nekat menggelar dagangan di bahu jalan.
|
EditorGlori K. Wadrianto
NUNUKAN, KOMPAS.com - Mbok Darmi (65) hanya bisa pasrah ketika sejumlah petugas Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, mengangkut dagangannya, berupa sayuran dan pisang ke atas mobil truk milik Pol PP.

Mbok Darmi mengaku sadar dirinya melanggar aturan, karena menggelar dagangan di trotoar. "Baru setahun saya dagang di sini mas. Saya tahu enggak boleh jualan di jalan, tapi mau gimana mau jualan di dalam Pasar Jamaker enggak punya tempat. Kalau jualan di Pasar Inhutani seperak pun enggak dapat uang, karena di sini sepi tidak ada pembeli," ujarnya Mbok Darmi, Rabu (15/1/2014).

Sebelum mengangkut barang dagangan Mbok Darmi, dan dua pedagang lainnya, Pol PP mengaku telah memberi peringatan kepada para pedagang. "Ini peringatan yang kedua. Sebelumnya peringatan pertama kita kasih waktu seminggu, kemudian peringatan kedua tiga hari. Tapi mereka tetep nekat jualan di jalan. Kita bawa pedagang yang nekat jualan ini ke pasar Inhutani," ujar Muhtar, Kepala Bidang Pengembangan SDM Polisi Pamong Praja Kabupaten Nunukan.

Selain "menggaruk" para pedagang yang nekat menggelar dagangan di bahu jalan, pol pp Nunukan juga memberi peringatan kepada belasan pemilik bangunan yang mendirikan bangunan di atas trotoar.

"Lebih dari 10 rumah yang berdiri di atas trotoar. Macam ini sudah di atas jalan aspal ini. Kita sudah kasih peringatan kedua, tiga hari lagi akan kita kasih peringatan ketiga selama tiga hari. Kalau masih belum membongkar, kita akan turunkan petugas untuk membongkar bangunan ini nanti. Tapi mereka berjanji mau membongkar sendiri. Kita lihat tiga hari lagi, kalau masih belum dibongkar kita akan kasih peringatan ketiga," ujar Muhtar.

Demi menjaga agar puluhan pedagang tidak kembali menggelar dagangan mereka di Jalan Jamaker, Pol PP mengaku akan melakukan patroli rutin setiap hari di seputar Jalan Jamaker dan Jalan Inhutani.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X