Kompas.com - 13/01/2014, 12:49 WIB
Mesin ATM BRI Syariah yang dibobol maling di Jl.Merdeka, Singkawang, Kalimantan Barat (12/1/2014) KOMPAS.com/YOHANES KURNIA IRAWANMesin ATM BRI Syariah yang dibobol maling di Jl.Merdeka, Singkawang, Kalimantan Barat (12/1/2014)
EditorKistyarini

SINGKAWANG, KOMPAS.com - Pembobol anjungan tunai mandiri (ATM) BRI Syariah di Kota Singkawang, Kalimantan Barat, Minggu (12/1/2014) dini hari, ternyata seorang remaja berusia 16 tahun.

Remaja berinisial Ri tersebut kini sudah ditahan aparat kepolisian setempat. RI diringkus satpam BRI Syariah, Riza, Minggu (12/1/2014) setelah sempat berusaha melarikan diri.

Ri dan dua rekannya membobol ATM milik BRI Syariah yang berada di Jl Merdeka, Kota Singkawang, Kalimantan Barat. Aksi mereka terekam CCTV. Satpam yang menyaksikan aksi ketiga pelaku, berhasil membatalkan aksi kriminalitas tersebut.

Peristiwa ini terjadi pada Minggu (12/9/2014) dinihari, sekira pukul 03.00 WIB. Para pelaku hanya mampu membuka pintu pertama dari mesin ATM tersebut.

Dari rekaman CCTV, ciri-ciri mereka dapat diketahui. Satu orang berbadan besar, satu orang berbadan kecil dan seorang lainnya berbadan sedang. Para pelaku menggunakan dua unit motor dan terlihat mondar-mandir di sekitar ATM tersebut.

Sesekali mereka meninggalkan ATM, kemudian datang lagi. Kemudian, salah seorang pelaku masuk ke dalam bilik ATM. Dia sempat membuka helm, kemudian memutar kamera CCTV ke arah atas untuk mengelabui petugas.

Aksi tersebut diketahui oleh satpam yang sedang bertugas menjaga ATM tersebut, Riza. Riza bahkan sempat adu jotos dengan ketiga pelaku tersebut.

Riza menjelaskan, setelah dia mengetahui ada tiga pelaku yang tampak di CCTV, dia sempat menekan alarm tanda bahaya. Kemudian, dia keluar mengejar pelaku dan menangkap seorang pelaku.

Tak terima dengan rekannya yang tertangkap, lanjut Riza, dua pelaku lain melemparinya dengan batu. Riza berusaha mengelak. Salah satu batu tersebut mengenai kaca etalase rumah makan yang berada persis di sebelah kantor BRI Syariah, ada juga yang mengenai perut sebelah kirinya.

"Mereka kemudian kabur, karena ada beberapa warga sekitar yang keluar rumah dan melintas di jalan ini," jelas Riza, Minggu (12/1/2014).

Kepala Polres Singkawang AKBP Andreas Widihandoko memaparkan, salah satu pelaku yang ditangkap saat ini sudah ditangani kepolisian. Hingga kini, proses penyelidikan masih terus didalami polisi untuk meringkus pelaku lainnya.

"Pelaku sudah diamankan polisi. Namun kasus ini masih kita dalami dan dalam penyelidikan. Namun kerugian diperkirakan Rp 150 juta karena mesin ATM telah rusak. Tetapi pelaku tidak sempat mengambil uang dari mesin ATM tersebut, hanya pintunya memang telah di bongkar," ujar Widihandoko. (Nasarudin/Tribun Pontianak)Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Regional
Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.