Kuburkan Orok, Sepasang Kekasih Ditangkap Polisi

Kompas.com - 09/01/2014, 08:33 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto
MAKASSAR, KOMPAS.com - SPM (21), warga Jalan Daeng Muda, Makassar dan pacarnya JLA (18), ditangkap polisi saat hendak menguburkan janin yang diduga merupakan hasil hubungan gelap mereka.

Aksi keduanya tertangkap warga yang kemudian mengadukannya ke polisi, Kamis (9/1/2014) dinihari. Suparman yang tercatat sebagai mahasiswa Pancasakti dan kekasihnya hendak mengubur janin tersebut di sekitar tanggul Je'ne Berang, Jalan Daeng Tata III, Kelurahan Parangtambung, Kecamatan Tamalate, Makassar.

Berdasarkan keterangan salah seorang warga sekitar, Abd Majid (30), dia mengaku melihat Suparman tengah menggali tanah. Saat itu Majid sedang memancing ikan di sekitar lokasi tempat kejadian perkara.

Penuh kecurigaan, Majid pun menghampiri dan memeriksa barang bawaan Suparman. Saat diperiksa, ternyata tas ransel hitam yang dibawa Suparman berisi orok yang diperkirakan berusia empat bulan. Janin itu terbungkus dalam kantong plastik kresek merah.

Kontan, Majid pun menghubungi warga sekitar, termasuk aparat kepolisian. Anggota Polsekta Tamalate yang menerima laporan itu langsung mengamankan Suparman berikut barang bukti dan orok.

Selanjutnya, Suparman digiring ke kantor polisi untuk menjalani pemeriksaan, sementara jasad orok dibawa ke RS Bhayangkara.

Kepala Polsekta Tamalate, Komisaris Polisi (Kompol) Suaeb A Madjid, yang ditemui di RS Bhayangkara menyebutkan, atas perbuatannya Suparman dan kekasihnya kini telah ditahan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

"Kami akan proses lanjut, sementara masih didalami. Kedua pelaku akan dijerat Pasal 347 dan 348 KUHPidana, kalau Pasal 347 tidak disetujui pihak perempuan, 348 disetujui pihak perempuan, ancaman hukuman 5 setengah tahun kurungan penjara," tegas Suaeb.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gedung Bekas Rumah Sakit di Kota Kediri Kembali Difungsikan Rawat ODP

Gedung Bekas Rumah Sakit di Kota Kediri Kembali Difungsikan Rawat ODP

Regional
Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sebut Anggaran untuk Corona Sekitar Rp 200 Miliar

Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sebut Anggaran untuk Corona Sekitar Rp 200 Miliar

Regional
Masker Langka dan Mahal, Alumni BLK di Pekalongan Jahit 1000 Lembar

Masker Langka dan Mahal, Alumni BLK di Pekalongan Jahit 1000 Lembar

Regional
Mayoritas Pasien Corona di RSHS Berusia 50 Tahun dan Punya Riwayat Penyakit

Mayoritas Pasien Corona di RSHS Berusia 50 Tahun dan Punya Riwayat Penyakit

Regional
Pemkot Pontianak Kucurkan Dana Rp 37 Miliar untuk Tangani Virus Corona

Pemkot Pontianak Kucurkan Dana Rp 37 Miliar untuk Tangani Virus Corona

Regional
5 Hal Penting Soal Dua Pocong yang Viral hingga Korea Selatan, Foto Tahun 2019 dan Hanya Iseng

5 Hal Penting Soal Dua Pocong yang Viral hingga Korea Selatan, Foto Tahun 2019 dan Hanya Iseng

Regional
Cegah Corona di Lapas Tegal, 57 Narapidana Dibebaskan

Cegah Corona di Lapas Tegal, 57 Narapidana Dibebaskan

Regional
KNPI Jabar Siapkan Pilot untuk Drone Penyemprot Disinfektan

KNPI Jabar Siapkan Pilot untuk Drone Penyemprot Disinfektan

Regional
ODP Covid-19 yang Meninggal Saat Hendak Melahirkan Diduga Keracunan, Bukan Positif Corona

ODP Covid-19 yang Meninggal Saat Hendak Melahirkan Diduga Keracunan, Bukan Positif Corona

Regional
Sempat Ingin Lari, Pasien Sembuh Covid-19: Saya Harus Menyelamatkan Diri, Keluarga, Masyarakat

Sempat Ingin Lari, Pasien Sembuh Covid-19: Saya Harus Menyelamatkan Diri, Keluarga, Masyarakat

Regional
Pemda DIY Siapkan Dua lokasi untuk Karantina Pasien Covid-19

Pemda DIY Siapkan Dua lokasi untuk Karantina Pasien Covid-19

Regional
Paguyuban Hegarmanah Bandung Serahkan Paket Sembako untuk Warga Terdampak Covid-19

Paguyuban Hegarmanah Bandung Serahkan Paket Sembako untuk Warga Terdampak Covid-19

Regional
Pandemi Corona, Uang Sewa 4 Rusunawa di Jatim Dibebaskan Selama 3 Bulan

Pandemi Corona, Uang Sewa 4 Rusunawa di Jatim Dibebaskan Selama 3 Bulan

Regional
Takut Virus Corona Masuk Lapas, 10 Napi dan Tahanan Buat Gaduh Minta Dibebaskan

Takut Virus Corona Masuk Lapas, 10 Napi dan Tahanan Buat Gaduh Minta Dibebaskan

Regional
Pemkab Semarang Persiapkan Ruang Isolasi untuk Pemudik

Pemkab Semarang Persiapkan Ruang Isolasi untuk Pemudik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X