Kompas.com - 09/01/2014, 03:29 WIB
|
EditorPalupi Annisa Auliani
GARUT, KOMPAS.com — Hujan deras disertai angin, yang sepanjang siang mengguyur Garut, Jawa Barat, pada Rabu (8/1/2014), mengakibatkan pohon tumbang di Jalan Raya Samarang. Tidak ada korban jiwa akibat peristiwa ini, tetapi kemacetan mengakibatkan arus lalu lintas mengular sampai 1 kilometer.

"Kejadian (pohon tumbang) sekitar pukul 20.30 WIB," kata Kepala Badan Pengendalian Bencana Daerah Jawa Barat Dikdik Hendrajaya, Kamis (9/1/2014) dini hari. Lokasi pohon tumbang itu terletak di Jalan Raya Samarang, tepatnya di Kampung Jati Toblong, Desa Cinta Rakyat, Kecamatan Samarang, Garut.

Pohon yang tumbang adalah surian berdiameter 30 sentimeter dengan tinggi 35 meter. "Roboh ke jalan," kata Dikdik, saat dihubungi melalui telepon.

Kemacetan sempat berlangsung selama beberapa jam karena upaya memindahkan pohon tumbang tersebut dilakukan dengan memotongnya menjadi bagian-bagian kecil. Pembersihan lokasi dilakukan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Garut, dibantu warga dan Koramil Samarang. Setelah pohon tersebut terpotong-potong, kemacetan terurai.

"Karena materialnya cukup besar ditambah kondisi hujan, selama pemotongan pohon, (jalan bagi) arus (kendaraan) terpaksa buka tutup dan ketersendatan mencapai satu kilometer di dua arah," kata Dikdik. Arus lalu lintas baru kembali lancar pada Kamis dini hari.

Jalan Raya Samarang merupakan salah satu jalur terpadat di Kota Garut. Ruas jalan ini merupakan akses ke sejumlah obyek vital, seperti PT Chevron Geothermal Indonesia Ltd di Darajat dan PT Indonesia Power UBP Kamojang, serta ke beberapa obyek wisata alam di wilayah ini.

.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Regional
Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Regional
Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Regional
Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Regional
Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Regional
Bedegong Mountain Bike Digelar, Wagub Uu Sampaikan Dukungannya

Bedegong Mountain Bike Digelar, Wagub Uu Sampaikan Dukungannya

Regional
Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Regional
Plh Gubernur Jabar Segera Lantik Penjabat Bupati Bekasi

Plh Gubernur Jabar Segera Lantik Penjabat Bupati Bekasi

Regional
Lantik 21 PPIH Embarkasi Jakarta–Bekasi 2022, Wagub Jabar Berharap Petugas Berikan Pelayanan Prima

Lantik 21 PPIH Embarkasi Jakarta–Bekasi 2022, Wagub Jabar Berharap Petugas Berikan Pelayanan Prima

Regional
Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Regional
Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Regional
Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Regional
Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Regional
Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Regional
Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.