Kompas.com - 07/01/2014, 21:15 WIB
|
EditorFarid Assifa
GARUT, KOMPAS.com - Sedikitnya 1.760 botol minuman keras jenis arak yang akan diselundupkan ke wilayah pesisir selatan Garut digagalkan aparat Polsek Garut Kota pada Selasa (7/1/2014) dini hari. Polisi menahan tiga pelaku beserta dua mobil yang dikendarainya.

Kapolsek Garut Kota, Kompol Junaidi Umar mengatakan, terungkapnya pengiriman ribuan botol miras itu berawal dari kecurigaan petugas terhadap aktivitas dua mobil, yakni Carry merah bernomor polisi D 1024 SM dan mobil boks D 8692 DG yang terparkir berdempet di Jalan Raya menuju Bayongbong, tepatnya di Kelurahan Muarasanding, Kecamatan Garut Kota sekitar pukul 01.30 WIB.

"Saat kami intai, mereka tengah memindahkan sejumlah dus dari mobil boks ke mobil Carry. Lalu kami lakukan pemeriksaan dan ternyata itu adalah miras," kata Kompol Umar, saat dihubungi Selasa (7/1/2014) siang.

Ketiga pelaku yang ditangkap adalah Asep Evi (30), warga Beleendah, Bandung; Nurdin (40), warga Tarogongkidul dan; Rusito (38), warga Garut Kota. Mereka mengaku, ribuan miras tersebut berasal dari Tangerang dan rencananya akan dikirim ke Pameumpeuk.

Menurut Kapolsek, pendistribusian miras dengan sistem antarjemput tersebut merupakan modus baru karena tidak pernah terjadi sebumnya di wilayah hukum Polres Garut.

"Dulu miras diantar ke warung-warung atau didrop ke tempat penjualannya langsung. Tapi kini, didistribusikan melalui antarjemput," ungkapnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X