170.000 Warga Miskin di Tasik Tak Masuk Program BPJS

Kompas.com - 06/01/2014, 15:59 WIB
Warga Tasikmalaya sedang antre mendaftar kartu jaminan kesehatan melalui BPJS,Senin (6/1/2014). KOMPAS.com/IRWAN NUGRAHAWarga Tasikmalaya sedang antre mendaftar kartu jaminan kesehatan melalui BPJS,Senin (6/1/2014).
|
EditorFarid Assifa

TASIKMALAYA, KOMPAS.com — Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya Oki Zulkifli menyatakan, sebanyak 170.000 warga miskin yang sebelumnya mendapatkan Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) di wilayahnya belum terdaftar pada program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). Soalnya, BPJS selama ini hanya memasukkan warga miskin yang memiliki kartu Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) saja.

"Di kita penerima Jamkesda jumlahnya mencapai 170 ribuan lebih. Semuanya belum masuk ke BPJS. Tapi, warga yang punya kartu Jamkesmas sudah. Semua datanya bertransformasi ke BPJS," jelas Oki kepada Kompas.com di kantor Bupati Tasikmalaya, Senin (6/1/2014).

Oki menambahkan, para penerima Jamkesda ini bisa masuk ke BPJS, asalkan pemerintah daerah membayar premi untuk seluruh penerima. Namun, anggaran untuk premi BPJS belum ada. "Kalau dijumlahkan, semua minimal Rp 40 miliar untuk bayar premi ke BPJS. Nah, anggaran sebesar itu pemda belum mampu membayarnya. Tapi, kita diberi waktu selama tiga tahun untuk meng-cover semua penerima Jamkesda ke BPJS," kata Oki.

Sementara itu, Kepala BPJS Tasikmalaya Annurman Huda membenarkan, selama ini penerima Jamkesda belum masuk ke BPJS. Pihaknya beralasan warga penerima Jamkesda merupakan tanggung jawab pemerintah daerah.

"Kalau semua warga yang punya Jamkesmas sudah masuk. Nah, kalau warga penerima Jamkesda itu tanggung jawab pemda masing-masing," ungkap Annurman.

Annurman berharap seluruh pemda di Priangan Timur, Jawa Barat, bisa bekerja sama dengan BPJS ke depannya, yaitu dengan membayar premi bagi warga yang sebelumnya menerima Jamkesda.

"Selama ini, pemerintah daerah se-Priangan Timur belum ada yang bekerja sama dengan BPJS. Kalau sosialisasi kita sudah lakukan kepada pemerintah terkait," tambahnya.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Regional
Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Regional
Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Regional
Lewat 'Wonderful Rongkong', Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Lewat "Wonderful Rongkong", Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Regional
Bupati Jekek Optimistis Pembangunan 14.142 RTLH Wonogiri Selesai pada 2024

Bupati Jekek Optimistis Pembangunan 14.142 RTLH Wonogiri Selesai pada 2024

Regional
 Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.