Kompas.com - 03/01/2014, 17:52 WIB
Lapas Sukamiskin Bandung KOMPAS.com/Putra Prima PerdanaLapas Sukamiskin Bandung
|
EditorFarid Assifa

BANDUNG, KOMPAS.com - Peralihan pelayanan kesehatan dari Askes menjadi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) per 1 Januari 2014 kemarin membuat bingung petugas Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin Bandung yang membawa salah satu narapidana untuk berobat ke Rumah Sakit.

Kepala Lapas Sukamiskin, Giri Purbadi menceritakan, pihak Sukamiskin sempat bingung karena terpaksa merogoh uang sendiri sebesar Rp 500.000 untuk menalangi pelayanan cuci darah narapidana pembobolan rekening PT Elnusa di Bank Mega Jababeka, Cikarang, Richard Latif untuk cuci darah ke rumah sakit, Kamis (2/1/2014) kemarin.

"Kita tidak tahu, ternyata kemarin harus langsung bayar. Sebenarnya sudah ada MoU dari Kementerian Hukum dan HAM dengan Kementerian Kesehatan tentang pemberian Jamkesmas dan pelayanan kesehatan gratis untuk warga binaan yang tidak mampu," ujar Giri saat ditemui di ruangannya, Jumat (3/1/2014).

Lebih lanjut Giri menambahkan, Richard Latif yang menderita gagal ginjal sudah rutin menjalani cuci darah sebanyak dua kali dalam satu minggu. Setiap menjalani perawatan kesehatan, kata dia, biayanya akan dibebankan negara. Namun karena perubahan tersebut, ada pelayanan medis lainnya yang tidak didapatkan oleh Richard karena terbentur biaya.

"Richard sebenarnya harus dirawat, tapi karena harus bayar terpaksa hanya cuci darah saja. Dua item pengobatan lainnya tidak dilakukan," aku Giri.

Berkaca dari yang dialami Richard Latif, Giri berharap segera ada kejelasan terkait pelayanan kesehatan untuk penghuni lapas seperti yang sudah tertuang dalam MoU antara Kementerian Kesehatan dan Kemenhuk dan HAM.

"Selama ini MoU antara Kementerian Kesehatan dan Kemenhuk dan HAM sudah dilakukan dengan baik. Tapi untuk kepastian dalam BPJS, napi yang tidak mampu, pasti dapat pelayanan gratis sesuai dengan klausul yang ada," bebernya.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Regional
Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Regional
Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Regional
Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Regional
Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Regional
Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.