Satu Napi Korupsi Simulator SIM Bebas Bersyarat

Kompas.com - 03/01/2014, 15:26 WIB
Direktur PT Inovasi Teknologi Indonesia Sukotjo S Bambang bersaksi untuk Direktur PT CMMA Budi Susanto dalam sidang kasus dugaan korupsi simulator SIM di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Selasa (29/10/2013). KOMPAS.com/Dian MaharaniDirektur PT Inovasi Teknologi Indonesia Sukotjo S Bambang bersaksi untuk Direktur PT CMMA Budi Susanto dalam sidang kasus dugaan korupsi simulator SIM di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Selasa (29/10/2013).
|
EditorFarid Assifa

BANDUNG, KOMPAS.com - Direktur PT Inovasi Teknologi Indonesia, Sukotjo S Bambang yang menjadi salah satu narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin Bandung terkait kasus pengadaan simulator SIM, hari ini, Jumat (3/1/2014) dinyatakan bebas bersyarat.

"Bebas bersyarat Bambang Sukotjo terhitung mulai hari ini," kata Kepala Lapas Sukamiskin, Giri Purbadi saat ditemui di ruangannya, Jumat pagi.

Lebih lanjut Giri menambahkan, masa kurungan penjara Sukotjo Bambang sebenarnya masih sekitar dua tahun lagi. "Tanggal bebas murni sebenarnya 19 Maret 2015, ditambah masa pemantauan 1 tahun," katanya.

Selain itu, meski bebas Sukotjo Bambang tetap memiliki kewajiban sebagai narapidana. "Ya, tetap mengikuti apel dan mengikuti pembinaan," ucapnya.

Ke depan, kata Giri, ia pun berharap Sukotjo Bambang bisa menunjukkan sikap sebagai warga negara yang baik dalam masa bebas bersyarat yang telah diberikan. "Jangan sampai ada kasus lagi, apapun. Kalau ada, maka langsung kita kembalikan," tegasnya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Covid-19 di Ponorogo Capai 208 Orang, Sebagian Besar dari Klaster Pemudik

Kasus Covid-19 di Ponorogo Capai 208 Orang, Sebagian Besar dari Klaster Pemudik

Regional
43.231 Pemilih di Grobogan Tidak Memenuhi Syarat, 14.995 Orang Meninggal Dunia

43.231 Pemilih di Grobogan Tidak Memenuhi Syarat, 14.995 Orang Meninggal Dunia

Regional
Pernah Kontak dengan Bupati Ogan Ilir, 2 ASN Positif Corona

Pernah Kontak dengan Bupati Ogan Ilir, 2 ASN Positif Corona

Regional
Mengenal Kuskus Beruang, Hewan Endemik Sulawesi yang Semakin Langka

Mengenal Kuskus Beruang, Hewan Endemik Sulawesi yang Semakin Langka

Regional
[POPULER NUSANTARA] Detik-detik Tubuh Ibu Rumah Tangga Diseret Buaya | Kabar Baik Vaksin Covid-19

[POPULER NUSANTARA] Detik-detik Tubuh Ibu Rumah Tangga Diseret Buaya | Kabar Baik Vaksin Covid-19

Regional
Ajudan Wagub Sumbar Positif Covid-19, Wartawan dan ASN Jalani Tes Swab

Ajudan Wagub Sumbar Positif Covid-19, Wartawan dan ASN Jalani Tes Swab

Regional
Ponpes Sempon Wonogiri Belum Berkenan Terima Tamu dari Luar

Ponpes Sempon Wonogiri Belum Berkenan Terima Tamu dari Luar

Regional
Sebelum Nikahi 2 Wanita dalam Kurun 6 Hari, Sukartayasa Pertemukan Kedua Kekasihnya

Sebelum Nikahi 2 Wanita dalam Kurun 6 Hari, Sukartayasa Pertemukan Kedua Kekasihnya

Regional
Terduga Penyekap dan Penikam Karyawati Farmasi Ditangkap, Ternyata Masih Mahasiswa

Terduga Penyekap dan Penikam Karyawati Farmasi Ditangkap, Ternyata Masih Mahasiswa

Regional
Lewat Karikatur, Relawan Gibran Ajak Semua Elemen Wujudkan Pilkada Solo Damai

Lewat Karikatur, Relawan Gibran Ajak Semua Elemen Wujudkan Pilkada Solo Damai

Regional
Calon Istri Kaget Dapati Pasangannya Bunuh Diri 2 Hari Sebelum Pernikahan

Calon Istri Kaget Dapati Pasangannya Bunuh Diri 2 Hari Sebelum Pernikahan

Regional
Kasus Fetish Kain Jarik, Pelaku Dikeluarkan dari Kampus, Orangtua Pasrah

Kasus Fetish Kain Jarik, Pelaku Dikeluarkan dari Kampus, Orangtua Pasrah

Regional
Suami Jual Istri Siri di Facebook untuk Layanan Threesome Berkedok Pijat Refleksi

Suami Jual Istri Siri di Facebook untuk Layanan Threesome Berkedok Pijat Refleksi

Regional
'Wajahnya Menahan Tangis, Semoga Anak Kami Kuat Menahan Sakitnya...'

"Wajahnya Menahan Tangis, Semoga Anak Kami Kuat Menahan Sakitnya..."

Regional
Pengakuan Sukartayasa Menikahi Dua Wanita Sekaligus...

Pengakuan Sukartayasa Menikahi Dua Wanita Sekaligus...

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X