Siswi SMP Disekap dan Diperkosa Delapan Pemuda

Kompas.com - 02/01/2014, 13:23 WIB
ER (15) tengah dievakuasi polisi ke Rumah Sakit Umun Daerah (RSUD) Tenriawaru, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan setelah diperkosa delapan pemuda. Kamis, (02/01/2014). KOMPAS.com / ABDUL HAQER (15) tengah dievakuasi polisi ke Rumah Sakit Umun Daerah (RSUD) Tenriawaru, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan setelah diperkosa delapan pemuda. Kamis, (02/01/2014).
|
EditorAna Shofiana Syatiri

BONE, KOMPAS.com — ER (15), siswi kelas tiga sekolah menengah pertama (SMP), ditemukan sempoyongan oleh sejumlah tukang ojek di Jalan Pramuka, Kelurahan Tibojong, Kecamatan Taneteriattang Timur. Gadis itu mengaku disekap dan diperkosa sejumlah pemuda.

Peristiwa yang menimpa warga Tonronge ini bermula saat ER dibawa oleh rekannya bernama Resti ke salah satu kamar kos di Jalan Langsat, Rabu (1/1/2013) sore, sekira pukul 16.00 Wita. Rupanya itu hanya jebakan. Delapan teman Resti telah menunggu.

ER kemudian disekap. Dia diperkosa secara bergiliran oleh pemuda-pemuda tersebut. Setelah itu, dia dibawa keliling kota dengan menggunakan minibus salah seorang pelaku. Tindakan pemerkosaan ini kembali terulang di atas minibus pada tengah malam.

Kemudian, oleh para pelaku, ER diturunkan di Jalan Pramuka. Para tukang ojek yang mangkal di jalan itu kemudian menolongnya.

"Saya lihat, kenapa ada cewek begini, caranya jalan baru, tidak pakai sendal. Ternyata sudah diperkosa, katanya sama banyak laki-laki," tutur Udin, salah seorang tukang ojek.

Aparat kepolisian yang tiba di lokasi langsung membawa ER ke tempat kejadian perkara (TKP). Namun, para pelaku telah kabur. Polisi kemudian membawa kasur dan sejumlah pakaian penuh dengan bercak darah.

"Kalau saya tidak salah, ada delapan orang. Tidak ada yang saya kenal, cuma mukanya saja," tutur ER.

ER kemudian dibawa ke Rumah sakit Umum Daerah (RSUD) Tenriawaru untuk menjalani perawatan medis serta visum. Dia lalu dibawa ke Mapolres Bone untuk dimintai keterangan.

"Pengakuan korban, ada delapan orang yang perkosa dan tidak kenal para pelaku, cuma kenal muka saja," kata Kepala Unit Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (Kanit SPKT) Polres Bone Ipda Aris Supu.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bangkai Babi dari Sumut Lintasi Sungai Aceh, Warga Resah dan Takut Makan Ikan

Bangkai Babi dari Sumut Lintasi Sungai Aceh, Warga Resah dan Takut Makan Ikan

Regional
Kadus: Lokasi Penemuan Yoni di Situs Candi Bowo Pernah Jadi Permukiman, Ditinggal Warga Sejak 1952

Kadus: Lokasi Penemuan Yoni di Situs Candi Bowo Pernah Jadi Permukiman, Ditinggal Warga Sejak 1952

Regional
Proyek Penyulingan Air Laut Rp 14 M Tak Berfungsi, Warga Pulau Ende Minum Air Asin

Proyek Penyulingan Air Laut Rp 14 M Tak Berfungsi, Warga Pulau Ende Minum Air Asin

Regional
Wisuda di Usia 85 Tahun, Kakek La Oede Jadi Sarjana Sastra Indonesia...

Wisuda di Usia 85 Tahun, Kakek La Oede Jadi Sarjana Sastra Indonesia...

Regional
Truk Roda 10 Disinyalir Jadi Penyebab Kelangkaan Solar di Sumbar

Truk Roda 10 Disinyalir Jadi Penyebab Kelangkaan Solar di Sumbar

Regional
[POPULER NUSANTARA] Polisi Tangkap Pelaku Pelempar Sperma di Tasikmalaya | Kakek Diwisuda pada Usia 85 Tahun

[POPULER NUSANTARA] Polisi Tangkap Pelaku Pelempar Sperma di Tasikmalaya | Kakek Diwisuda pada Usia 85 Tahun

Regional
Teror Harimau Hantui Warga Sumsel, Apa Penyebabnya?

Teror Harimau Hantui Warga Sumsel, Apa Penyebabnya?

Regional
Aktivis Antikorupsi di Aceh Tengah Hilang 10 Hari, Motor Ditemukan di Warnet

Aktivis Antikorupsi di Aceh Tengah Hilang 10 Hari, Motor Ditemukan di Warnet

Regional
5 Fakta Pelemparan Sperma di Tasikmalaya, Viral di Media Sosial hingga Pelaku Melawan Saat Ditangkap

5 Fakta Pelemparan Sperma di Tasikmalaya, Viral di Media Sosial hingga Pelaku Melawan Saat Ditangkap

Regional
Fakta Lengkap Teror Pelemparan Sperma di Tasikmalaya, Viral di Medsos hingga Pelaku Ditangkap

Fakta Lengkap Teror Pelemparan Sperma di Tasikmalaya, Viral di Medsos hingga Pelaku Ditangkap

Regional
Ditjen Perkeretaapian: Longsor di Proyek Double Track Diduga Karena Faktor Alam, Pekerjaan Sementara Dihentikan

Ditjen Perkeretaapian: Longsor di Proyek Double Track Diduga Karena Faktor Alam, Pekerjaan Sementara Dihentikan

Regional
Sepekan Terakhir Selalu Diserang OTK, Perkuliahan di Kampus UMI Tetap Berjalan

Sepekan Terakhir Selalu Diserang OTK, Perkuliahan di Kampus UMI Tetap Berjalan

Regional
Tetangga Ungkap Kegiatan Ibu Remaja Keterbelakangan Mental yang Ditemukan Tewas Terkubur di Pekarangan,

Tetangga Ungkap Kegiatan Ibu Remaja Keterbelakangan Mental yang Ditemukan Tewas Terkubur di Pekarangan,

Regional
Ketua PP Muhammadiyah Haedar Nashir Ajak Mendikbud Mencerdaskan Bangsa

Ketua PP Muhammadiyah Haedar Nashir Ajak Mendikbud Mencerdaskan Bangsa

Regional
Cerita di Balik Kakek Selesaikan Wisuda pada Usia 85 Tahun, Pesan Almarhum Anak Jangan Hanya Sampai D3

Cerita di Balik Kakek Selesaikan Wisuda pada Usia 85 Tahun, Pesan Almarhum Anak Jangan Hanya Sampai D3

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X