Kompas.com - 30/12/2013, 19:17 WIB
|
EditorFarid Assifa
YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Pengungkapan kasus di wilayah hukum Polda DIY sepanjang tahun 2013 mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Menurunnya jumlah penyelesaian kasus di tahun 2013 ini sedikit banyak dipengaruhi oleh faktor keterbatasan anggaran yang ada.

Berdasarkan data laporan akhir tahun Polda DIY dan jajaran, tercatat pada tahun 2013 ada 2.541 perkara yang rampung. Sedangkan tahun 2012, Polda DIY dan jajaran merampungkan 2.742 kasus.

"Kami akui ada penurunan 201 perkara atau sekitar 4,5 persen," jelas Kapolda DIY, Brigjen Haka Astana dalam jumpa pers di gedung Serba Guna Polda, Senin (30/12/2013).

Haka Astana mengungkapkan, menurunnya pengungkapan kasus di Polda DIY dan jajarannya tidak lepas dari faktor keterbatasan anggaran, meski hal itu bukan alasan mutlak.

Sepanjang tahun ini, Polda DIY dan jajarannya menerima laporan sebanyak 5.994. Laporan ke Polda DIY dan jajaran didominasi kasus pencurian dengan pemberatan (curat) sebanyak 801 kasus, dan pencurian sepeda motor 691 kasus. Lainnya adalah perkara pemerkosaan, pembunuhan, penganiayaan, pemerasan, narkoba, KDRT, dan temuan senjata api atau bahan peledak.

"Jumlah laporan tiap kasus itu naik kecuali kebakaran, perkosaan, curat, dan curas. Meski naik, secara kualitas, situasi kamtibmas di DIY masih terkendala dan sangat kondusif," jelasnya.

Lebih lanjut, Haka memaparkan, penyelesaian laporan yang paling rendah ada di Polres Sleman dan Polresta Yogyakarta. Total angka penyelesaian perkara hanya di kisaran 32-33 persen. Sebab, selain wilayah yang cukup besar, jumlah laporan yang masuk ke Polres Sleman dan Polresta Yogya cukup banyak dibandingkan lainnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Meski memang salah satu faktornya anggaran, namun kami tetap berusaha untuk terus berusaha maksimal menyelesaikan laporan yang masuk," pungkasnya.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.