Kompas.com - 28/12/2013, 05:24 WIB
Ilustrasi kecelakaan lalu lintas ShutterstockIlustrasi kecelakaan lalu lintas
|
EditorPalupi Annisa Auliani
SURABAYA, KOMPAS.com — Bus Sugeng Rahayu menabrak pengendara sepeda motor sampai tewas, Kamis (26/12/2013) malam. Selain menetapkan sopir bus, Suyono, sebagai tersangka, polisi memeriksa pula lima orang yang diduga turut aktif merusak bus jurusan Surabaya-Yogyakarta itu.

"Belum ada tersangka, masih diperiksa intensif di Polres Jombang," kata Kepala Bidang Humas Polda Jatim Kombes Awi Setiyono, Jumat (27/12/2013). Menurut dia, kelima orang ini bisa dikenakan Pasal 169 dan 170 KUHP terkait tindakan mereka merusak bus bernomor polisi W 700 ZOO tersebut.

"Yang dilakukan warga saat itu jelas masuk wilayah kriminal," kata Awi. Bila dijerat dengan kedua pasal itu, sebut dia, ancaman hukuman maksimalnya adalah penjara lima tahun.

Seperti diberitakan sebelumnya, warga di lokasi tabrakan bus Sugeng Rahayu dengan motor di Jalan Raya Perak, Kabupaten Jombang, marah karena sopir bus dianggap ugal-ugalan. Mereka mendorong bus, hingga setengah kilometer dari lokasi kecelakaan, dan memaksa semua penumpang turun.       

Tak sampai di situ, warga juga berusaha menggulingkan bus di tengah jalan. Namun, usaha ini gagal. Tak puas, warga kemudian menyiramkan bensin ke bus dan membakarnya beramai-ramai.

Warga juga sempat menghakimi sopir bus yang berusaha melarikan diri. Tabrakan antara bus dan motor bernopol S 3102 XC menyebabkan tiga nyawa melayang.

Korban adalah seorang ibu dan dua anaknya. Khotimah (38), si ibu, meninggal di lokasi, sementara dua anaknya, Wahyudi (16) dan Santoso (5), meninggal saat dirawat di rumah sakit.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Regional
Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Regional
Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X