Kompas.com - 26/12/2013, 03:42 WIB
Gambar ini memperlihatkan kekuatan hembusan angin dari topan Haiyan atau dikenal juga dengan sebutan Charism SAYAT / AFPGambar ini memperlihatkan kekuatan hembusan angin dari topan Haiyan atau dikenal juga dengan sebutan "yolanda", yang menghantam Filipina pada Jumat (8/11/2013).
|
EditorPalupi Annisa Auliani
MAKASSAR, KOMPAS.com - Cuaca buruk yang melanda Sulawesi Selatan tiga hari belakangan, membuat pelayaran di perairan Selayar terhenti. Kapal motor penumpang ferry yang merupakan alat transportasi dari Kabupaten Selayar ke Kabupaten Bulukumba tidak dapat berlayar karena tingginya ombak.

"Kapal ferry tidak bisa menyeberangkan penumpang hingga 28 Desember 2013," kata Kepala Polres Selayar Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Muh Hidayat kepada Kompas.com, Rabu (25/12/2013). Dia mengatakan penghentian pelayaran dilakukan setelah ada  informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada Senin (23/12/2013).

BMKG mengatakan pada 23 sampai 25 Desember 2013, ombak di perairan tersebut akan mencapai ketinggian antara 2 hingga 4 meter. Ombak tinggi bersamaan dengan kecepatan angin 9,33 knot per jam.

Dari informasi BMKG pula, pada 25 sampai 27 Desember 2013, ombak diperkirakan masih setinggi 3 sampai 4 meter. Kecepatan angin diperkirakan sedikit berkurang, menjadi 8,33 knot per jam.

Hidayat mengatakan kapal ferry Bontoharu sampai saat ini masih bersandar di pelabuhan rakyat Pamatata. Para nelayan pun diimbau tak melaut dengan kondisi perairan seperti itu. Jika ada keluarga yang sudah terlanjur melaut, Hidayat mengimbau segera dilaporkan ke posko bencana yang terletak di markas komando Polisi Perairan (Polair) Polda Sulselbar di Pulau Selayar.

Menurut Hidayat, saat ini kepolisian dan instansi terkait sedang memantau KM Sangke Palangga yang sedang berlayar menuju Pelabuhan Patumbukan. "(Saat ada info BMKG) kapal terlanjur berada di laut," ujar dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

Regional
Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.