Kompas.com - 19/12/2013, 14:16 WIB
Suami yang menusuk istrinya sendiri, hingga tewas, karena diduga selingkuh dengan pria lain.Rabu (19/12/2013). KOMPAS.com/Yatimul AinunSuami yang menusuk istrinya sendiri, hingga tewas, karena diduga selingkuh dengan pria lain.Rabu (19/12/2013).
|
EditorGlori K. Wadrianto

MALANG, KOMPAS.com
- Mengetahui sang istri melakukan selingkuh dengan pria lain, ATS (44) warga Kelurahan Gempol, Kecamatan Sukun, Kota Malang menusuk istrinya hingga tewas.

Penusukan terjadi pada Rabu (18/12/2013) malam, pukul 20.10 WIB, di pinggir jalan depan Pujasera Telkom, Jalan Basuki Rahmat, Kelurahan Kauman, Kecamatan Klojen, Kota Malang.

"Korban inisial NS (28), tidak bekerja," kata Kepala bagian Humas Polresta Malang, AKP Dwiko Gunawan, Kamis (19/12/2013).

Sejak 25 November lalu, korban sudah meninggalkan rumah dan suaminya. "Rabu (18/12/2013) malam, pelaku diberi tahu temannya bahwa istrinya ada di warnet bersama pria lain, yang diduga selingkuhannya," kata Dwiko.

"Saat pelaku mendekati korban, untuk mengajak pulang, korban tidak bersedia dan malah memukul korban. Tak terima dipukul istrinya, pelaku nekat menusuk korban menggunakan pisau dapur yang memang dibawanya," kata Dwiko lagi.

Dwiko mengatakan, ATS menusuk istrinya sebanyak enak kali. "Di perut satu tusukan, dada satu tusukan, pundak kiri satu tusukan, dada kiri dua tusukan, dan perut kiri satu tusukan," ungkap Dwiko.

Saat ini jenazah korban telah diotopsi dan polisi tinggal menunggu hasil resmi dari pemeriksaan tersebut. "Empat saksi sudah diperiksa. Barang bukti sudah kami disita pisau, Handphone, potongan rambut sang istri, tas pelaku yang dipakai untuk menyimpan pisau," kata Dwiko.

Pelaku dijerat Pasal 44 ayat 1 Undang-undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). "Ancamannya 15 tahun penjara, maksimal denda Rp 45 juta," tegasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Regional
8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

Regional
Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.