Kompas.com - 19/12/2013, 00:10 WIB
Ilustrasi. KOMPAS.com/ JunaediIlustrasi.
|
EditorPalupi Annisa Auliani
GARUT, KOMPAS.com — Jalur dari Talegong ke Cisewu, Garut, Jawa Barat, kembali diterjang aliran Sungai Cikawung, Rabu (18/12/2013) malam. Akses transportasi dari dan ke kedua wilayah di Garut Selatan tersebut putus karena badan jalan habis tergerus air.

"Informasi dari Camat Cisewu bahwa jalur yang terletak di Kampung Gunung Batu RT 03 RW 05 Desa Cikawung pada pukul 21.00 WIB terkikis air kembali sehingga badan jalan habis," kata Kepala Bagian Informatika Setda Garut Basuki Eko melalui layanan pesan singkat, Rabu malam.

Empat hari lalu, terjangan Sungai Cikawung hanya menyisakan badan jalan selebar dua meter di ruas sepanjang 100 meter. Dari kejadian itu, kendaraan beroda dua masih dapat melintas di ruas berstatus jalan provinsi tersebut.

Eko mengatakan Kecamatan Talegong dan Cisewu merupakan dua di antara kecamatan terjauh dari pusat Kabupaten Garut. Kebutuhan logistik kedua wilayah tersebut bahkan lebih banyak dipasok dari Kabupaten Bandung. Demikian pula tujuan pemasaran hasil bumi dari kedua kecamatan.

Jarak Cisewu ke Garut kota kurang lebih 150 kilometer dan butuh waktu tempuh sekitar 4 jam. Sebaliknya, untuk menjangkau Pangalengan, yang masuk wilayah Kabupaten Bandung, hanya butuh waktu sekitar 30 menit.

Terputusnya jalur Talegong akan memaksa warga Cisewu mengambil jalan memutar untuk ke Bandung. Mereka harus memutar melewati Kecamatan Bungbulang, melewati Garut kota, dan  kemudian ke arah Bandung. Jalur putar ini akan memakan waktu tempuh 5 jam.


Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

Regional
Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Regional
Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Regional
Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Regional
Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Regional
Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Regional
Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Regional
Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Regional
Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Regional
Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Regional
Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Regional
Dorong Pendapatan UMKM, Walkot Maidi Minta ASN Belanja Sembako di Toko Terdekat

Dorong Pendapatan UMKM, Walkot Maidi Minta ASN Belanja Sembako di Toko Terdekat

Regional
Gerak Cepat Pasok Oksigen di RS, Pemprov Jabar Gandeng BUMN dan Swasta

Gerak Cepat Pasok Oksigen di RS, Pemprov Jabar Gandeng BUMN dan Swasta

Regional
Kang Emil Sebut Idul Adha Jadi Momentum Saling Menguatkan di Kala Pandemi

Kang Emil Sebut Idul Adha Jadi Momentum Saling Menguatkan di Kala Pandemi

Regional
PPKM Darurat Diperpanjang, Ini Strategi Khusus Pemkot Madiun Tangani Covid-19

PPKM Darurat Diperpanjang, Ini Strategi Khusus Pemkot Madiun Tangani Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X