Kompas.com - 15/12/2013, 15:26 WIB
Ilustrasi shutterstockIlustrasi

KEFAMENANU, KOMPAS.com - Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (PPO) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur, Vinsensius Saba dipastikan akan diperiksa tim penyidik Kejaksaan Negeri Kefamenanu, Selasa (17/12/2013) mendatang karena diduga kuat terlibat dalam kasus korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2011 sebesar Rp 47,5 miliar lebih.

Kepala Kejaksaan Negeri Kefamenanu, Dedie Tri Haryadi dan Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus, Frengky Radja kepada Kompas.com, Minggu (15/12/2013) mengatakan, total anggaran DAK tersebut sebesar Rp 47.524.696.099 (Rp 47,5 miliar) yang dipakai untuk membiayai sejumlah kegiatan.

“Hari Selasa lusa nanti, kita akan periksa Kepala Dinas PPO Kabupaten TTU terkait dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan DAK Bidang Pendidikan tahun anggaran 2008, 2010 dan 2011, yang dilaksanakan secara sekaligus pada tahun anggaran 2011,” jelas Dedie yang diamini Frengky.

Anggaran tersebut, kata Dedie, diperuntukan untuk pengadaan buku pengayaan, referensi dan buku panduan pendidik tahun anggaran 2008 untuk 45 Sekolah Dasar (SD); pengadaan buku pengayaan, buku referensi dan buku panduan pendidik tahun anggaran 2010 untuk 34 SD; pengadaan alat peraga tahun anggaran 2008 untuk 45 SD; pengadaan alat pendidikan tahun anggaran 2010 untuk 11 Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan; pembangunan ruang perpustakaan untuk 85 SD.

Menurut Dedie, dugaan korupsinya adalah anggaran tersebut dicairkan sebelum Peraturan Bupati (Perbup) yang ditandatangani oleh Bupati TTU tanggal 30 Desember 2011, juga tanpa ada Peraturan Daerah (Perda).

“Dana tersebut sudah dicairkan terlebih dahulu, jauh sebelum perbup ditandatangani bupati sehingga pencairan dana itu tidak ada dasar hukumnya. Kalau berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri 13 tahun 2006, mestinya ada perda baru kemudian perbup, karena kalau perda, tentunya akan melalui rapat paripurna dengan DPRD,” ungkap Dedie.

Sementara itu Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus, Frengky Radja mengatakan, selain Kepala Dinas PPO, pihaknya juga akan memeriksa Panitia Pengadaan Barang dan Jasa serta Tim Teknis Penerima Hasil Pekerjaan.

Menurutnya, pemeriksaan tersebut merupakan tindak lanjut temuan BPK RI Perwakilan NTT, dimana berdasarkan hasil uji petik (sampling) terhadap sekitar 30 sekolah penerima DAK Bidang Pendidikan dari sekitar 220 paket yang ada, indikasi kerugian telah mencapai sekitar Rp 174 juta lebih, yang diperoleh dari kekurangan volume pekerjaan.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Regional
Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Regional
Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.