Kompas.com - 15/12/2013, 13:34 WIB
Lapas Klas II Palopo TRIBUN TIMUR/THAMZILLapas Klas II Palopo
Penulis Dani Prabowo
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Setidaknya terdapat empat orang yang menjadi korban dalam kerusuhan yang terjadi di dalam Lembaga Pemasyarakatan Kelas II Palopo, Sulawesi Selatan, Sabtu (14/12/2013) kemarin. Pasca-kejadian, keempat korban langsung mendapat perawatan di RSUD setempat.

"Lapas Palopo sudah terkendali dan dalam keadaan kondusif," kata Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Amir Syamsuddin dalam kegiatan silaturahim di kediamannya di bilangan Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (15/12/2013).

Amir mengatakan, keempat korban itu adalah Kalapas Palopo Sri Pamudji, seorang petugas lapas bernama Abu, serta dua orang warga binaan bernama Irwan dan Acil. Kini, kondisi di lapas tersebut relatif kondusif dan stabil.

Amir menerangkan, peristiwa kerusuhan tersebut bermula ketika Sri Pamudji mengontrol pekerjaan perbaikan lantai Kamar 3 Blok C didampingi Kepala Keamanan Lapas Palopo Luter Toding Pandung. Tiba-tiba, salah seorang napi, Riti bin Herman, datang memukul kepala dan kaki Sri dengan menggunakan batu hingga tersungkur.

Setelah kejadian tersebut, Sri langsung dilarikan ke poliklinik untuk mendapat perawatan, selanjutnya dia dibawa ke rumah sakit. Kemudian, petugas keamanan berupaya mengamankan Riti ke portir.

Namun, upaya tersebut gagal setelah sejumlah rekan Riti berteriak dan melemparkan sejumlah benda ke arah petugas yang membawanya. "Sekitar pukul 11.00 WITA, terjadi upaya pelemparan yang diawali narapidana Riti dari dalam blok dan secara spontan para penghuni lain juga melempari batu dan memecahkan kaca-kaca ruang perkantoran lantai satu dan dua, disusul pembakaran," ujarnya.

Saat ini, kata Amir, petugas lapas bersama polisi dan TNI masih berjaga-jaga di dalam luar dan kantor lapas. Sementara, sebagian petugas berupaya untuk memperbaiki dan menutup jendela yang rusak dengan menggunakan seng. Sedangkan untuk jaringan listrik yang sebelumnya sepmat terputus akibat kebakaran, kini telah diperbaiki dan sudah dapat beroperasi kembali.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Regional
KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

Regional
Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Regional
Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Regional
Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Regional
Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Regional
Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Regional
Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Regional
Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Regional
PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

Regional
Baru Diresmikan, Jembatan Gantung Simpay Asih Diharapkan Jadi Penghubung Ekonomi Warga Desa

Baru Diresmikan, Jembatan Gantung Simpay Asih Diharapkan Jadi Penghubung Ekonomi Warga Desa

Regional
Disdik Jabar Kembali Izinkan Siswa Gelar Studi Wisata, asalkan...

Disdik Jabar Kembali Izinkan Siswa Gelar Studi Wisata, asalkan...

Regional
Antisipasi Hepatitis Akut, Pemprov Jabar Siapkan Skenario Jitu dengan Teknologi Molekuler Terbaru

Antisipasi Hepatitis Akut, Pemprov Jabar Siapkan Skenario Jitu dengan Teknologi Molekuler Terbaru

Regional
Melalui BLUD, Ridwan Kamil Optimistis Pendidikan di Jabar Bisa Hasilkan Prestasi

Melalui BLUD, Ridwan Kamil Optimistis Pendidikan di Jabar Bisa Hasilkan Prestasi

Regional
Tidak Libur Lebaran, 21 Anggota Jabar Quick Response Bantu Operasi SAR Evakuasi Korban Banjir Bandang Sumedang

Tidak Libur Lebaran, 21 Anggota Jabar Quick Response Bantu Operasi SAR Evakuasi Korban Banjir Bandang Sumedang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.