Kompas.com - 11/12/2013, 17:44 WIB
Tanggul alat berat mengeruk pasir di sekitar tanggul yang berfungsi melindungi dari banjir lahar dingin di Sungai Putih, Desa Seloboro, Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Jumat (28/12/2012). Hingga saat ini volume material lahar dingin di puncak Merapi masih 77 juta meter kubik yang menjadi ancaman ketika hujan musim hujan tiba.

KOMPAS/P RADITYA MAHENDRA YASATanggul alat berat mengeruk pasir di sekitar tanggul yang berfungsi melindungi dari banjir lahar dingin di Sungai Putih, Desa Seloboro, Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Jumat (28/12/2012). Hingga saat ini volume material lahar dingin di puncak Merapi masih 77 juta meter kubik yang menjadi ancaman ketika hujan musim hujan tiba.
|
EditorKistyarini

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Tanggul sungai di kawasan lereng Gunung Merapi yang selama ini berfungsi sebagai pengaman ketika terjadi aliran banjir lahar dingin sebagian besar hilang akibat penambangan galian C.

Tanggul tersebut berukuran lebar 10 meter. Berdasarkan catatan Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWSSO), tanggul yang hilang sepanjang 5 kilometer atau dari Dusun Bronggang sampai Plumbon.

"Semua tanggul pengendali lahar di sepanjang sungai yang berhulu di Merapi, hilang akibat diambil penambang," terang Dwi Purwantoro, Pejabat Pembuat Komitmen Penanggulangan Lahar Gunung Merapi, Rabu (11/12/2013).

Dwi menjelaskan, tanggul yang dibangun dengan menggunakan dana dari pemerintah pusat berisi karung pasir dan bebatuan itu memiliki manfaat penting bagi warga lereng Merapi. Fungsinya untuk menahan aliran banjir lahar agar tidak meluap ke permukiman.

"Kami khawatir hilangnya tanggul akan mengancam keselamatan warga terutama yang bermukim di sekitar Sungai Opak dan Gendol," kata dia.

Dwi menyatakan kekecewaannya atas sikap penambang yang mengingkari kesepakatan, yakni hanya mengambil material dari dalam sungai. Faktanya, lambat laun penambang menggerus tanggul yang sengaja dipasang untuk pengaman.

Menyikapi hal tersebut, pihaknya telah melaporkan ke Bupati melalui surat resmi. Sebab Izin tambang merupakan wewenang Bupati sedangkan BBWSSO hanya memberikan rekomendasi teknis.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pihaknya berharap ada tindakan tegas dari pemerintah daerah karena saat ini masih ada sekitar 60 juta meter kubik material vulkanik di puncak Merapi. Material itu sewaktu-waktu bisa menjadi ancaman banjir lahar dingin ketika hujan deras.

"Antisipasi yang dilakukan saat ini dengan memperkuat bronjong dan rehabilitasi sabo dam. Kita juga telah mempersiapkan alat berat seperti ekskavator, dump truk, dan crane," jelas Dwi.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Regional
Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Regional
Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Regional
Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Regional
Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Regional
Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Regional
Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Regional
Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Regional
Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.