Kompas.com - 11/12/2013, 17:00 WIB
|
EditorFarid Assifa

MALANG, KOMPAS.com
— Pihak Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang, Jawa Timur, mempersilakan jika keluarga Fikri Dolasmanya Surya ingin menempuh jalur hukum atas kematian Fikri setelah mengikuti Ospek. Namun, hingga kini pihak ITN menyatakan belum mempersiapkan tim kuasa hukum.

"Kita akan bersikap kooperatif dengan polisi. Kita akan merespons apa yang sudah ditangani Polres Malang karena Polres yang berwenang menanganinya," kata Rektor ITN Soeparno Djiwo, Rabu (11/12/2013), saat jumpa pers di kampus ITN.

Soeparno mengatakan, pihaknya tidak pernah menutup-nutupi kasus kematian Fikri. "Karena sehari setelah kematian Fikri, yakni pada tanggal 13 dan 14 Oktober lalu, sudah dimuat di beberapa media massa," katanya.

Pihak ITN, ujar Soeparno, juga mempersilakan jika pihak keluarga Fikri menginginkan proses hukum lebih lanjut atas perkara itu. "Kita mempersilakan pihak keluarga Fikri menempuh jalur hukum," katanya.

Soeparno menilai, kegiatan Orientasi Kemah Bakti Desa yang digelar mahasiswa Jurusan Planologi sudah cukup bagus. "Karena melihat kegiatan di proposalnya, ada kegiatan menanam bibit mangrove di kawasan pantai Goa China, ada bakti desanya, dan kegiatan sosial membantu masyarakat sekitar," katanya.

Namun, yang menjadi masalah dari ospek tersebut, kata Soeparno, kegiatan itu seharusnya didampingi pihak jurusan secara penuh. Namun kenyataannya, pendampingan hanya dilakukan di siang hari. "Malam hari tidak ada pendampingan," ujarnya.

Soal ada tidaknya tindakan kekerasan terhadap peserta ospek, Soeparno mengatakan, pihaknya juga sudah memintai keterangan beberapa peserta. "Namun, peserta tak berani membeberkan dengan sebenar-benarnya karena takut ada ancaman. Padahal, saya sudah menjamin keselamatannya," katanya.

Ditanya apakah pihak ITN sudah menyiapkan tim kuasa hukum untuk menangani kasus tersebut? Soeparno mengatakan belum. Pihaknya masih menunggu hasil proses penyelidikan Polres Malang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2.816 Hewan Ternak Terpapar Virus PMK di Jawa Barat

2.816 Hewan Ternak Terpapar Virus PMK di Jawa Barat

Regional
Ridwan Kamil Temui Investor di Inggris, Jabar Jajaki Kerja Sama Pengembangan PLTB dan Ekraf

Ridwan Kamil Temui Investor di Inggris, Jabar Jajaki Kerja Sama Pengembangan PLTB dan Ekraf

Regional
Pastikan Calon Haji Terbang ke Tanah Suci, Dinkes Jabar Gulirkan Program “Jabar Nyaah ka Jamaah”

Pastikan Calon Haji Terbang ke Tanah Suci, Dinkes Jabar Gulirkan Program “Jabar Nyaah ka Jamaah”

Regional
3 Strategi Bupati Jekek untuk Cegah Endemi PMK di Wonogiri

3 Strategi Bupati Jekek untuk Cegah Endemi PMK di Wonogiri

Regional
Berdayakan Perempuan, PPLIPI Jabar Gelar Pelatihan Bisnis Berintegrasi

Berdayakan Perempuan, PPLIPI Jabar Gelar Pelatihan Bisnis Berintegrasi

Regional
Perkuat Kualitas Pola RKPD, Pemprov Jabar Gagas Inovasi Pendanaan Pembangunan Kompetitif

Perkuat Kualitas Pola RKPD, Pemprov Jabar Gagas Inovasi Pendanaan Pembangunan Kompetitif

Regional
Selamat, Jatim Berhasil Kumpulkan Total 11 Opini WTP dari BPK

Selamat, Jatim Berhasil Kumpulkan Total 11 Opini WTP dari BPK

Regional
Buka Turnamen Basket Antar Klub Se-Kaltara, Gubernur Zainal: Ini Merupakan Sejarah

Buka Turnamen Basket Antar Klub Se-Kaltara, Gubernur Zainal: Ini Merupakan Sejarah

Regional
Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas

Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas

Regional
Dishub Jabar Sebut Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar meski Macet

Dishub Jabar Sebut Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar meski Macet

Regional
Bantu UMKM di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Upayakan Standardisasi Harga

Bantu UMKM di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Upayakan Standardisasi Harga

Regional
Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Regional
Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Regional
Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Regional
Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Regional
komentar di artikel lainnya
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.