Nekat Pakai Motor ke Sekolah, Ratusan Siswa SMP Kena Razia

Kompas.com - 10/12/2013, 16:20 WIB
Beberapa siswa yang terjaring rasia saat mengeluarkan motor dari kantong-kantong parkir diluar sekolah KOMPAS.com/wijaya kusumaBeberapa siswa yang terjaring rasia saat mengeluarkan motor dari kantong-kantong parkir diluar sekolah
|
EditorFarid Assifa

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Ratusan siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Gamping tak dapat berbuat banyak ketika kunci sepeda motor mereka disita polisi setelah terjaring operasi Zebra Progo 2013 yang digelar jajaran Dit Lantas Polda DIY, Selasa (10/12/2013).

"Target kita kali ini adalah para siswa SMP. Karena banyak yang nekat, padahal sudah ada peraturan di bawah usia 17 tahun dilarang mengendarai motor," jelas Wakil Direktur Lantas Polda DIY, AKBP Hery Sutrisman, Selasa (10/12/2013).

Dalam operasi ini, polisi tidak memberikan surat tilang kepada para siswa SMP yang terjaring. Mereka dikumpulkan di aula dan diberikan pendidikan tentang lalu lintas. Selain itu, para siswa juga diminta membuat surat pernyataan untuk menaati peraturan lalu lintas. Surat pernyataan itu ditandatangani oleh siswa, sekolah, orangtua dan polisi. Selanjutnya kunci yang disita diserahkan kepada pihak sekolah yang nantinya akan diambil oleh orangtua siswa.

"Ini sifatnya persuasif dan edukatif. Memberikan edukasi tentang lalu lintas sehingga mereka (para siswa) dapat mengerti, memahami dan menaati peraturan lalu lintas yang sudah ada," katanya.

Sementara itu, Kepala SMPN 2 Gamping, Sugiyarto menjelaskan bahwa selama ini pihak sekolah telah mengimbau agar para siswa jika hendak pergi ke sekolah, tidak mengendarai sepeda motor. Namun mereka tetap nekat dan memakirkan kendaraanya di kantong-kantong parkir luar sekolah.

"Sudah pernah mendapat penyuluhan dari Polsek Gamping dan Polres Sleman. Namun siswa masih nekat dengan alasan tidak ada kendaraan umum yang lewat depan sekolah," ucapnya.

Menurutnya, permasalahan ini sangat dilematis, sebab jika siswa dilarang secara ketat, maka mereka bisa tidak bisa berangkat ke sekolah karena memang secara geografis, tidak ada angkutan yang melintas. Kalaupun naik angkutan umum, siswa harus berjalan cukup jauh.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Regional
Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X