Rel Ganda Brebes-Losari Resmi Dioperasikan

Kompas.com - 10/12/2013, 10:31 WIB
Kereta barang melintas perdana di rel ganda Brebes-Losari sepanjang 29 Kilometer yang diresmikan Selasa, (10/12/2013) Kontributor Kompas TV/ Ari Himawan SaronoKereta barang melintas perdana di rel ganda Brebes-Losari sepanjang 29 Kilometer yang diresmikan Selasa, (10/12/2013)
|
EditorGlori K. Wadrianto

BREBES, KOMPAS.com - PT KAI Daerah Operasional (Daop) Tiga Cirebon meresmikan penggunaan rel ganda Brebes-Losari sepanjang 29 kilometer, Selasa (10/12/2013). Peresmian dilakukan di area Stasiun Brebes.

"Untuk kereta pertama yang melintas di rel ganda adalah kereta barang 1.516, sebanyak 20 rangkaian," ujar Kepala Daop tiga Cirebon, Ariyanto di lokasi peresmian

Pengerjaan rel ganda Brebes-Losari memakan waktu 1,5 bulan. Ariyanto mengaku, tidak ada kendala berarti dalam pengerjaan rel ganda, termasuk dalam soal pembebasan lahan.

"Dengan resmi penggunaan rel ganda ini, otomatis volume kereta yang melintas bisa dua kali lipat," tambah Ariyanto

Daop tiga mencatat, sebanyak 206 palang pintu perlintasan kereta api, 68 di antaranya dijaga, sementara sisanya masih tidak berpalang pintu. Perjalanan setiap hari di sepanjang Daop tiga Cirebon sebanyak 142 kereta api.

"Untuk menekan angka kecelakaan akibat perlintasan tanpa palang pintu sementara belum ada penambahan petugas, namun menurut undang-undang menggunakan flyover dan underpass," tutup Ariyanto.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tujuh Orang dari Klaster Demo di Semarang Sembuh dari Covid-19

Tujuh Orang dari Klaster Demo di Semarang Sembuh dari Covid-19

Regional
Debat Pilkada Makassar Digelar 3 Kali, Penerapan Protokol Kesehatan Jadi Perhatian Utama

Debat Pilkada Makassar Digelar 3 Kali, Penerapan Protokol Kesehatan Jadi Perhatian Utama

Regional
HKTI Siap Bantu Petani di Tegal untuk Pasarkan Hasil Pertanian

HKTI Siap Bantu Petani di Tegal untuk Pasarkan Hasil Pertanian

Regional
Video Viral Lima Perempuan ABG Rebutan Cowok di Ponorogo

Video Viral Lima Perempuan ABG Rebutan Cowok di Ponorogo

Regional
Kasus Covid-19 Melonjak, Gubernur Sulteng Minta Bupati dan Walkot Ajukan PSBB

Kasus Covid-19 Melonjak, Gubernur Sulteng Minta Bupati dan Walkot Ajukan PSBB

Regional
Staf TU IPDN Lombok Tengah Positif Covid-19

Staf TU IPDN Lombok Tengah Positif Covid-19

Regional
Separuh Wilayah Jatim Masuk Zona Kuning Covid-19, Khofifah: Ini Kerja Keras Semua Elemen...

Separuh Wilayah Jatim Masuk Zona Kuning Covid-19, Khofifah: Ini Kerja Keras Semua Elemen...

Regional
Dua Pejabatnya Meninggal karena Covid-19, Rektor UNS: Kami 'Lockdown' Kampus

Dua Pejabatnya Meninggal karena Covid-19, Rektor UNS: Kami "Lockdown" Kampus

Regional
Kasus Aktif Covid-19 Tersisa 41 Orang, Wali Kota Malang Minta Masyarakat Tak Terlena

Kasus Aktif Covid-19 Tersisa 41 Orang, Wali Kota Malang Minta Masyarakat Tak Terlena

Regional
LBH Ansor Pati Ikut Polisikan Gus Nur yang Dianggap Menghina NU

LBH Ansor Pati Ikut Polisikan Gus Nur yang Dianggap Menghina NU

Regional
Satgas Covid-19 Papua: 3.359 Pasien Positif Covid-19 Masih Dirawat

Satgas Covid-19 Papua: 3.359 Pasien Positif Covid-19 Masih Dirawat

Regional
PDI-P Pecat Kadernya yang Maju Pilkada Demak Lewat Partai Lain

PDI-P Pecat Kadernya yang Maju Pilkada Demak Lewat Partai Lain

Regional
16.000 Petugas KPPS di Kota Makassar Bakal Jalani 'Rapid Test'

16.000 Petugas KPPS di Kota Makassar Bakal Jalani "Rapid Test"

Regional
Siswa Kelas Virtual di Jateng Masih Bisa 'Nyambi' Kerja

Siswa Kelas Virtual di Jateng Masih Bisa "Nyambi" Kerja

Regional
Nakes dan Petugas Lapangan Jadi Prioritas Pemberian Vaksin Covid-19 di Jateng

Nakes dan Petugas Lapangan Jadi Prioritas Pemberian Vaksin Covid-19 di Jateng

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X