Kompas.com - 09/12/2013, 21:59 WIB
Peringati Hari Antikorupsi Sedunia, ratusan mahasiswa di Kendari mendatangi gedung DPRD dan Kejaksaan tinggi Sulawesi Tenggara, mendesak penuntasan kasus dugaan korupsi KOMPAS.Com/ Kiki Andi PatiPeringati Hari Antikorupsi Sedunia, ratusan mahasiswa di Kendari mendatangi gedung DPRD dan Kejaksaan tinggi Sulawesi Tenggara, mendesak penuntasan kasus dugaan korupsi
|
EditorFarid Assifa

KENDARI, KOMPAS.com - Kejaksaan Negeri Kendari menjebloskan terpidana korupsi , Nurmaena, mantan bendahara pengeluaran di Sekretariat DPRD Kota Kendari, ke lembaga pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kendari, tepat di Hari Antikorupsi, Senin (9/12/2013). Eksekusi tersebut sesuai dengan putusan kasasi Mahkamah Agung Nomor 567K/pidsus/2013 tanggal 25 Juni 2013.

Nurmaena divonis 1 tahun 4 bulan dan denda Rp 50 juta subsider 1 bulan kurungan penjara dan diwajibkan membayar uang pengganti sebesar Rp 95.306.469. Dia terbukti melanggar Undang-undang 31 tahun 1999 Pasal 3 tentang pemberantasan tindak pidana Korupsi. Meskipun Nurmeana telah berupaya mengajukan banding, namun akhirnya ditolak. Putusan kasasi pun terbit untuk segera mengeksekusi Nurmaena.

Kepala Kejaksaan Negeri Kendari, Gatot Irianto membenarkan eksekusi terhadap Nurmaena. Dijelaskanya, eksekusi telah dilakukan terhadap Nurmaena pada sore tadi. Sebelum dieksekusi, jaksa terlebih dahulu memanggil Nurmaena secara formal, dan Nurmaena kooperatif selalu memenuhi panggilan jaksa.

"Bahkan sebelum eksekusi, ia mengatakan akan datang sendiri ke Lapas, dan memang terbukti pukul 16.30 Wita, Nurmaena datang sendiri ke Lapas. Ia tak perlu dijemput paksa ke rumahnya, karena Nurmaena ini telah siap dan ikhlas mempertangungjawabkan perbuatannya," terang Gatot di kantor Kejaksaan Negeri Kendari, Senin (9/12/2013).

Gatot menjelaskan, terdakwa telah menggunakan Dana Pajak Penghasilan (PPh) dan Pajak Penambahan Nilai (PPN) di Kota Kendari untuk kepentingan pribadi. Awalnya, terdakwa meminjamkan uang tersebut kepada 17 anggota DPRD periode 2004-2009. Lalu uang yang dipinjam oleh 17 anggota dewan telah dikembalikan kepada terdakwa. Namun terdakwa tidak menyerahkannya ke kas negara, malah dipakai untuk kepentingan pribadi.

Setelah kasus ini mencuat, jaksa langsung melakukan penyelidikan hingga akhirnya menemukan dana pajak penghasilan anggota dewan tidak disetor ke kas negara, melainkan disalahgunakan oleh terdakwa dan dikuatkan melalui hasil audit dari BPKP yang menemukan adanya kerugian negara sekitar Rp 384.206.469.

Barang bukti dalam perkara ini, yakni uang sebesar Rp 20 juta telah disita dan dikembalikan ke kas negara. Sedangkan, barang bukti lain, yaitu dua unit mobil telah dikembalikan kepada suami terdakwa. Karena dalam putusan yang dikeluarkan Pengadilan Tinggi, dua unit mobil itu milik suami Nurmaena sebagaimana tercatat dalam STNK dan BPKB. Sehingga mobil itu dikatakan bukan dari hasil Korupsi.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Regional
Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Regional
Pemprov Jabar Gaet Investor Timur Tengah, Kang Emil: Kami Lakukan lewat Door-to-Door

Pemprov Jabar Gaet Investor Timur Tengah, Kang Emil: Kami Lakukan lewat Door-to-Door

Regional
Pasangan Moka Jabar 2021 Resmi Terpilih, Ridwan Kamil: Semoga Bisa Menjadi Teladan

Pasangan Moka Jabar 2021 Resmi Terpilih, Ridwan Kamil: Semoga Bisa Menjadi Teladan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.