Mahasiswa Desak Pengungkapan Kasus Korupsi 15 Tahun Silam

Kompas.com - 09/12/2013, 15:51 WIB
Beberapa elemen gerakan mahasiswa dan pemuda di Pamekasan, gelar demo di hari Anti Korupsi, Senin (9/12/2013). KOMPAS.com/TaufiqurrahmanBeberapa elemen gerakan mahasiswa dan pemuda di Pamekasan, gelar demo di hari Anti Korupsi, Senin (9/12/2013).
|
EditorFarid Assifa

PAMEKASAN, KOMPAS.com — Empat organisasi kemahasiswaan dan pemuda di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, masing-masing Komunitas Parlemen Jalanan (Kopaja), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Aliansi Rakyat Antikorupsi (Arak), dan Satuan Aksi Mahasiswa dan Revolusi (Samar) menggelar unjuk rasa memperingati Hari Antikorupsi, Senin (9/12/2013). Aksi digelar di sejumlah titik, di antaranya di depan kantor Kepolisian Resor Pamekasan, Kejaksaaan Negeri Pamekasan (Kejari Pamekasan), dan kantor DPRD Pamekasan.

I'am Kholil, Koordinator Kopaja Pamekasan meminta Polres Pamekasan untuk menuntaskan kasus dugaan korupsi yang terjadi di Pamekasan. Di antaranya dugaan penyelewengan bantuan beras untuk rakyat miskin (raskin) yang terjadi di beberapa desa dan pengadaan alat kesehatan di Rumah Sakir dr Slamet Martodirdjo, Pamekasan.

"Jangan sampai penanganan korupsi raskin dan alkes mandek karena adanya negosiasi dengan para tersangka. Sebab, hal itu mencederai hukum di negeri ini," ungkap I'am.

Saat ini, lanjut I'am, penyidikan kasus alkes dan raskin sudah samar informasinya. Bahkan ada upaya mengaburkannya karena tidak ada satu pun pejabat dan rekanan yang ditetapkan tersangka. Padahal, pengadaannya diduga tidak sesuai dengan anggaran yang ada.

Sementara itu, di depan kantor Kejari Pamekasan, aktivis GMNI dan Arak meminta Kejari Pamekasan membuka kembali kasus korupsi pembelian kompleks pertokoan Citra Logam Mulya (CLM) yang terjadi pada tahun 2003 lalu, yang diduga melibatkan seorang pejabat teras di Kabupaten Pamekasan. Pembelian kompleks pertokoan CLM itu sarat kongkalikong antara mantan Ketua DPRD Pamekasan periode 1999-2003 Achmad Syafii dan mantan Bupati Pamekasan Dwiatmo Hadiyanto.

"Negara dirugikan Rp 1,9 miliar dalam kasus CLM. Namun, Kejari Pamekasan hanya mampu menyeret dua orang. Padahal ada pejabat yang juga terlibat yang belum diproses hukum," ungkap Hasan, koordinator Arak Pamekasan.

Kasus korupsi lainnya di Kejari Pamekasan yang belum ada perkembangannya yakni penyelewengan dana Nomor Registrasi Guru (NRG) dan tunjangan sertifikasi di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pamekasan. Kasus ini diduga kuat melibatkan mantan Kepala Kementerian Agama Kabupaten Pamekasan, Nurmaluddin.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kasus di Kemenag Pamekasan baru menyentuh di jajaran staf saja. Sementara itu, mantan Kepala Kemenag Pamekasan Nurmaluddin masih bebas berkeliaran," tandasnya.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Pamekasan Sudiono saat menemui pendemo mengatakan, sudah ada satu tersangka yang dijebloskan ke penjara dalam kasus di Kemenag Pamekasan. Kejari Pamekasan sudah memanggil 80 saksi untuk dimintai keterangan guna menelusuri keterlibatan beberapa pejabat di Kemenag Pamekasan.

"Pertimbangan kami adalah murni yuridis, tidak berdasarkan spekulasi dan desakan dari siapa pun. Beri kami waktu untuk menuntaskan seluruh kasus di Pamekasan ini," ungkap Sudiono. Setelah mendapat penjelasan, massa kemudian membubarkan diri.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Regional
Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Regional
Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Regional
Lewat 'Wonderful Rongkong', Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Lewat "Wonderful Rongkong", Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.