Kompas.com - 09/12/2013, 05:45 WIB
EditorTri Wahono

KOMPAS.com - Malang benar nasib yang dialami Aisyah. Di saat wanita seusianya menikmati masa senja secara tenang, nenek berusia 72 tahun itu harus berhadapan dengan proses hukum yang menjeratnya. Bahkan Aisyah telah ditetapkan menjadi tersangka.

Warga Kampung Andir, Desa Pakutandang, Kecamatan Ciparay, itu dituduh mencuri padi yang sebenarnya ditanam di atas lahan sawah miliknya. Nenek Aisyah dilaporkan oleh Mudin yang bekerja menggarap tanah miliknya. Ia hanya bisa pasrah menghadapi cobaan di usia tuanya.

Kasus yang menderanya tersebut bermula dari laporan Mudin. Belum jelas alasan Mudin menuduh Nenek Aisyah mencuri padi di lahan garapannya. Saat akan dimintai konfirmasi, Mudin sedang tidak ada di tempat. Keluarga Mudin pun enggan mengomentari kasus tersebut.

"Sawah itu punya saya, tapi digarap oleh Mudin. Sudah lama memang digarap oleh dia. Karena kondisinya yang tidak terawat, kemudian saya bersihkan. Lalu saya tanami padi sendiri," ujar Aisyah di rumahnya, Sabtu (7/12/2013).

Tanahnya yang seluas 120 tumbak itu merupakan peninggalan suaminya yang telah meninggal dunia. Tanah itu kemudian ia bagikan kepada lima orang anaknya. Salah satu bagian tanah milik anaknya tersebut kemudian digarap oleh Mudin.

"Tiga orang anak saya tinggalnya di luar kota. Ada yang di Jakarta, ada yang di Yogya. Kalau yang di rumah cuma dua orang. Dengan kasus yang saya alami, anak-anak selalu mendampingi," ujarnya.

Selain menggarap sawahnya sendiri, Aisyah, yang telah memiliki 11 orang cucu, juga memberikan kompensasi kepada Mudin. Ia memberikan uang sebesar Rp 500 ribu sebagai pengganti biaya yang dikeluarkan Mudin selama menggarap sawah.

"Saya ganti uangnya karena dia juga kan sudah beli bibit dan pupuk. Namun setelah memanen padi, saya malah dilaporkan ke polisi," katanya.

Nenek Aisyah dilaporkan oleh Mudin ke Polres Bandung pada tahun 2012. Ia pun merasa terkejut karena dituduh mencuri di tanah yang merupakan miliknya. Aisyah juga merasa heran mengapa ia ditetapkan menjadi tersangka. Walau begitu, ia hanya bisa pasrah dan menerima keadaan.

"Saya masih bersyukur dengan musibah yang menimpa saya. Inginnya kasus ini cepat selesai. Soalnya sudah lelah harus bolak-balik untuk diperiksa," kata Aisyah.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Regional
Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Regional
Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Regional
Pemprov Jabar Gagas Program Kualifikasi Kepsek Berintegritas Pertama di Indonesia

Pemprov Jabar Gagas Program Kualifikasi Kepsek Berintegritas Pertama di Indonesia

Regional
Program 'Jangkar', Upaya Dompet Dhuafa Berdayakan Perajin Rotan di Majalengka

Program "Jangkar", Upaya Dompet Dhuafa Berdayakan Perajin Rotan di Majalengka

Regional
Tanggapi Hasil Pemeriksaan BPK, Wagub Jabar: Insya Allah Akan Saya Sampaikan kepada Pimpinan

Tanggapi Hasil Pemeriksaan BPK, Wagub Jabar: Insya Allah Akan Saya Sampaikan kepada Pimpinan

Regional
Lewat Teman Bus Trans Metro Pasundan, Wagub Jabar Ajak Masyarakat Naik Transportasi Umum

Lewat Teman Bus Trans Metro Pasundan, Wagub Jabar Ajak Masyarakat Naik Transportasi Umum

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.